Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Posisi ULN swasta pada Juli 2026 tercatat sebesar US$194,5 miliar, atau mengalami kontraksi 1,2% secara tahunan.

Penurunan tersebut terjadi baik pada kelompok perusahaan non-keuangan maupun lembaga keuangan.

Sama seperti pemerintah, utang luar negeri swasta juga masih didominasi oleh utang berjangka panjang.

BI memastikan struktur utang luar negeri Indonesia tetap dalam kondisi sehat.

Hal itu tercermin dari rasio utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang berada di level 30,7% pada Juli 2026.

Selain itu, komposisi utang yang mayoritas berjangka panjang dinilai mampu menjaga risiko pembiayaan dan stabilitas ekonomi nasional.

“Struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” tulis BI.

Ke depan, BI bersama pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan utang luar negeri agar tetap menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang produktif tanpa mengganggu stabilitas perekonomian nasional.

Indonesia juga akan terus mengoptimalkan pemanfaatan utang luar negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui tetap meminimalkan berbagai risiko yang dapat muncul dari dinamika ekonomi global.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260911115555-19-767170/video-bunga-the-fed-diramal-naik-25-bps-bulan-ini-bi-rate-ikut-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767170?comscore=off”,”time”:592,”title”:”Video: Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/11/suku-bunga-the-fed-diramal-naik-25-bps-bulan-ini-bi-rate-bakal-ikut-naik-1789103037757_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Keempat sektor tersebut menyumbang sekitar 80,6% dari total ULN swasta.

Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

Berdasarkan sektor usaha, utang luar negeri swasta masih didominasi oleh sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian.

BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768012, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260915121545-17-768012/breaking-bi-catat-utang-luar-negeri-ri-tembus-us-4548-m-di-juli’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); chd,  CNBC Indonesia 15 September 2026 12:18 Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat mencapai US$454,8 miliar pada Juli 2026.

Pemerintah juga disebut tetap berkomitmen menjaga kredibilitas fiskal melalui pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu serta mengelola pembiayaan secara hati-hati.

Sebagian besar utang luar negeri pemerintah digunakan untuk mendukung sektor-sektor produktif.

Faktor penyebabnya adalah hampir seluruhnya merupakan utang berjangka panjang.

Di sisi lain, utang luar negeri swasta justru mengalami penurunan. yang mengakibatkan Porsi terbesar dimanfaatkan untuk sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 22%, disusul administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib 20,7%, pendidikan 16,2%, konstruksi 11,5%, serta transportasi dan pergudangan 8,5%.

BI menilai posisi utang pemerintah masih relatif aman

Secara tahunan, ULN Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 4,9%,” tulis BI dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Utang RI ke Amerika Meroket, Makin Menjauh dari China

BI mencatat posisi utang luar negeri pemerintah mencapai US$218,4 miliar pada Juli 2026 atau tumbuh 3,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Kenaikan tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran dana investor ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional yang diterbitkan pemerintah.

Menurut BI, masuknya investor ke instrumen utang pemerintah menunjukkan kepercayaan pasar global terhadap prospek ekonomi Indonesia masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

“Peningkatan ULN pemerintah terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia tetap terjaga,” tulis BI.

Baca: Daftar Menteri Keuangan RI Sepanjang Masa: Siapa Terlama & Terpendek?

ULN perusahaan non-keuangan tercatat menyusut 1,4% yoy, sementara utang lembaga keuangan turun 0,3% yoy.

Baca: Bukan China!

Di sisi lain, secara tahunan masih tumbuh 4,9%.

Bank Indonesia (BI) menjelaskan pertumbuhan utang luar negeri Indonesia terutama didorong oleh kenaikan utang sektor publik, khususnya pemerintah, di tengah tren penurunan utang luar negeri swasta.

“Posisi ULN Indonesia pada Juli 2026 tercatat sebesar US$454,8 miliar, relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada Juni 2026 sebesar US$454,5 miliar. sedangkan Nilai tersebut relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$454,5 miliar,

Analisis mendalam tentang Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *