Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Penyesuaian tersebut dilakukan seiring adanya penundaan penjualan serta pergeseran kontrak PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Meski target pendapatan mengalami penyesuaian, SSIA tetap mempertahankan target laba bersih sebesar Rp400 miliar pada akhir 2026.
Sebagian besar dana tersebut akan diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan Subang Smartpolitan.
Dari total capex tersebut, sekitar Rp1,50 triliun dialokasikan untuk kebutuhan akuisisi dan pengembangan lahan.
Sektor Healthcare mencatat penurunan terdalam sebesar 1,33%, sedangkan sektor Transportation & Logistic menjadi sektor melalui penguatan terbesar, yakni 2,41%.
Pergerakan bursa Amerika Serikat juga berada di zona negatif.
Dengan pelaksanaan HMETD dan skema tersebut, kepemilikan KVF berpotensi meningkat menjadi sekitar 86,37% hingga 87,81%.
Target tersebut setara melalui pertumbuhan hingga 570% secara tahunan (YoY).
Selanjutnya, ada Jasa Marga (JSMR) yang mengalokasikan capex sekitar Rp12,00 triliun pada 2026.
(KVF), yang saat ini memiliki 86,03% saham BMAS, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya, termasuk HMETD yang dialihkan dari Kasikornbank (KBANK).
KVF juga akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam aksi tersebut.
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 766773, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260910082419-17-766773/ihsg-masih-volatil-deretan-saham-ini-menarik-buat-dilirik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 10 September 2026 08:44 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Adapun proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi memiliki total panjang 49,68 kilometer.
Adapun cum-right di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 November 2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini
-
ARCI – Buy 1330-1340 | TP 1360-1380 | SL 1270
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
TLKM – Buy 2640-2660 | TP 2680-2720 | SL 2510
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
HRUM – Buy 965-975 | TP 1000-1010 | SL 925
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
JARR – Buy 3390-3410 | TP 3450-3500 | SL 3170
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
AKRA – Buy 1540-1550 | TP 1565-1580 | SL 1455
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
(ayh/ayh) Next Article IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Sementara itu, Seksi 1 Yogyakarta–SS Banyurejo ditargetkan menyelesaikan konstruksi pada akhir September 2026.
Untuk Tol Akses Patimban sepanjang 14 kilometer, JSMR menargetkan ruas tersebut dapat beroperasi pada 2028.
Sementara itu, ETF EIDO turun 0,68% dan indeks MSCI Indonesia terkoreksi 0,99%.
Dari sisi aksi korporasi, ada Surya Semesta Internusa (SSIA) yang tengah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,20 triliun pada 2026.
Sementara itu, pemegang saham lama yang tidak mengambil haknya berpotensi mengalami dilusi maksimal sebesar 13,70%.
Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 27 November hingga 3 Desember 2026.
SSIA juga menyiapkan sekitar Rp330 miliar untuk kebutuhan rebranding Paradisus by Meliá Bali.
Seksi Paiton–Besuki saat ini telah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO) dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027.
Secara keseluruhan, JSMR menargetkan tambahan sekitar 62 kilometer ruas tol dapat mulai beroperasi pada akhir 2026 hingga awal 2027.
Lalu, ada juga Bank Kasikorn Indonesia (BMAS) yang berencana melaksanakan penambahan modal melalui memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) melalui PMHMETD IV.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam pada beberapa layar komputer //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,12% ke level 6.678,20 pada perdagangan Rabu (9/9/2026).
Sejumlah saham menjadi penggerak utama perdagangan, di antaranya AMMN yang naik 5,14%, IMPC menguat 9,51%, dan AADI meningkat 5,96%.
Dow Jones turun 0,77% ke level 52.380, S&P 500 melemah 0,48% ke 7.636, dan Nasdaq terkoreksi 0,64% ke 26.253.
Pelemahan sektor Healthcare sebesar 1,33% turut dikaitkan melalui aksi ambil posisi setelah katalis erupsi Anak Krakatau mulai kehilangan momentum.
Hingga semester I-2026, realisasi untuk proyek tersebut telah mencapai sekitar Rp200 miliar.
Dari sisi kinerja, SSIA merevisi target pendapatan 2026 menjadi Rp7,20 triliun dari sebelumnya Rp7,50 triliun.
Hingga semester I-2026, perseroan telah merealisasikan sekitar Rp4,40 triliun dari anggaran tersebut.
Dana tersebut digunakan untuk mempercepat pembangunan dan pengoperasian lima proyek jalan tol, yakni Jakarta-Cikampek II Selatan seksi Setu–Sadang, Akses Patimban, Jogja-Bawen, Jogja-Solo, serta Probolinggo-Banyuwangi.
Pada proyek Tol Jogja-Bawen, Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026.
Dengan demikian, BMAS berpotensi menghimpun dana sekitar Rp1,01 triliun yang seluruhnya akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit.
Pemegang saham utama, Kasikorn Vision Financial Company Pte.
Sebaliknya, BBCA turun 2,25%, BMRI melemah 0,90%, dan ASII terkoreksi 1,62%.
Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp621,40 miliar di pasar reguler, sementara secara keseluruhan pasar tercatat penjualan bersih Rp438,52 miliar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Dari 11 sektor yang diperdagangkan, enam sektor berakhir di zona merah.
Perseroan menetapkan rasio 655:104 melalui jumlah saham baru maksimal 2,87 miliar saham, setara 13,70% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi tersebut.
Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp350 per saham.
Analisis mendalam tentang IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
