Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Secara agregat hingga Agustus 2026, tercatat 159 pengguna jasa yang telah terdaftar melalui volume transaksi mencapai 1,98 juta ton CO2 ekivalen dan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp93,9 miliar.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260904154625-19-765036/video-batas-harga-saham-rp-50-dihapus-ini-efeknya-ke-investor-emiten”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/765036?comscore=off”,”time”:560,”title”:”Video: Batas Harga Saham Rp 50 Dihapus, Ini Efeknya ke Investor-Emiten”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/04/bei-hapus-batas-harga-saham-rp-50-apa-efeknya-ke-investor-emiten-1788512539609_169.png”}]’); Next Article Nasib Pemegang Saham Gocap di Ujung Tanduk Gara-Gara Ini

Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 765830, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260907143212-17-765830/harga-saham-terendah-bakal-dipangkas-jadi-rp1-ojk-ungkap-alasannya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 07 September 2026 14:38 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBCΒ IndonesiaΒ –Β Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyesuaikan aturan batas minimum harga saham di pasar reguler dan tunai, dari sebelumnya Rp50 menjadi hingga Rp1 per saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan likuiditas dan mekanisme pembentukan harga yang lebih wajar di pasar saham.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Serbu Saham-SBN, Investor Pasar Modal RI Tembus 31 Juta

“Dalam upaya menciptakan likuiditas dan mekanisme pembentukan harga yang wajar, OJK mendorong Bursa Efek Indonesia untuk melakukan penyesuaian peraturan dan persiapan implementasi batas minimum harga saham,” kata Hasan dalam konferensi pers RDK Bulanan, Senin (7/9/2026).

Selain itu, OJK juga mendorong PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) untuk meningkatkan transparansi informasi terkait besaran haircut atas efek yang dapat digunakan sebagai agunan.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kepastian dan pemahaman pelaku pasar dalam mengelola agunan, sekaligus mendukung manajemen risiko yang lebih terukur dan konsisten sesuai karakteristik risiko masing-masing efek.

Di sisi lain, OJK juga tengah menggodok Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) mengenai pemegang saham bursa efek atau demutualisasi bursa efek, sebagai tindak lanjut amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026.

Di sisi lain, hingga kini penyusunannya masih terus berproses.

Dari sisi pengembangan pasar berkelanjutan, BEI telah meluncurkan IDX Green Equity Designation bagi saham-saham perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai saham hijau maupun saham hijau transisi, berdasarkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) dan telah melalui review independen oleh penyedia review eksternal.

Sementara itu, transaksi di bursa karbon turut menunjukkan geliat. sedangkan Pembahasan RPOJK tersebut telah dilakukan dan memperoleh berbagai masukan dari stakeholders terkait,

Analisis mendalam tentang Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *