Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kita memang menghadapi situasi higher for longer.

Jadi bond yield yang tinggi, kemudian inflasi juga tinggi di negara maju, kemudian juga suku bunga masih terus tinggi,” kata Destry di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Destry, kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ekonom memperkirakan perekonomian AS menciptakan 56.000 lapangan kerja baru pada Agustus, setelah kehilangan 23.000 pekerjaan pada Juli.

Tekanan terhadap greenback membesar setelah sejumlah mata uang utama dunia menguat pada perdagangan hari ini.

Faktor penyebabnya adalah pasar memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada September ini.

Pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 61%. yang mengakibatkan Kondisi tersebut sekaligus membuka ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski demikian, penurunan dolar masih berpotensi terbatas

Rupiah sejak awal perdagangan pagi tadi sudah berhasil dibuka menguat 0,25% ke level Rp17.705/US$.

Mata uang Garuda bahkan menyentuh posisi terkuat dalam sekitar 15 pekan.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (3/9/2026), rupiah berhasilย terapresiasiย cukup tajam hingga 0,56% ke posisi Rp17.650/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Net Buy Rp554 Miliar di Sesi I, Borong Saham Blue Chip

Posisi tersebut menjadi penutupan terkuat rupiah sejak 21 Mei 2026.

Karena itu, perkembangan ekonomi global akan menjadi salah satu pertimbangan BI dalam merumuskan kebijakan domestik dan menjaga stabilitas rupiah.

“Nah ini sesuatu yang pasti akan kami antisipasi pada saat kami membuat kebijakan untuk domestik.

Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di level 4,1%.

Data yang lebih kuat dari perkiraan dapat kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan mendorong dolar AS menguat.

Jadi faktor-faktor global itu akan sangat juga mempengaruhi banyak latar belakang kami nanti dalam membuat kebijakan domestik,” ujarnya.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260828164151-19-763201/videonasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-inflasi-rebalancing-msc”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763201?comscore=off”,”time”:715,”title”:”Video:Nasib IHSG & Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi-Rebalancing MSC”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/nasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-data-inflasi-rebalancing-msci-the-fed-1788148089548_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

Penguatannya kemudian bertambah 50 poin hingga penutupan perdagangan.

Kondisi ini juga merubah arah rupiah setelah di penutupan sebelumnya, Rabu (2/9/2026) rupiah ditutup melemah ke posisi Rp17.750/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tajam 0,34% ke posisi 99,259.

Pelemahan DXY semakin dalam dibandingkan posisi pukul 09.00 WIB yang turun 0,08% ke level 99,502.

//

Rupiah mendapatkan angin segar dari pelemahan dolar AS di pasar global.

Sebaliknya, data yang lemah berpeluang memperpanjang tekanan terhadap greenback dan memberikan ruang lanjutan bagi rupiah.

Penguatan rupiah turut berlangsung sehari setelah Destry Damayanti resmi diambil sumpahnya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.

Destry menegaskan BI akan terus mencermati era higher for longer, ketika inflasi, suku bunga, dan imbal hasil obligasi di negara-negara maju bertahan tinggi lebih lama dari perkiraan.

“Ini kan sesuai juga melalui pengamatan kami, juga dalam asesmen kami terakhir.

Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764679, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903143744-17-764679/rupiah-sentuh-level-tertinggi-15-minggu-dolar-as-turun-ke-rp17650’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 03 September 2026 15:05 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diย Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).ย (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah melesat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga penutupan perdagangan hari ini.

Ekspektasi tersebut menguat setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menyampaikan pernyataan bernada ketat mengenai upaya mengendalikan inflasi.

Perhatian pasar juga tertuju pada laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis pada Jumat esok.

Analisis mendalam tentang Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *