Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di sisi lain, tekanan untuk BI Rate Kembali naik cukup terbatas.

Seperti apa pelaku pasar melihat daya tahan dan arah pasar keuangan RI di tengah tekanan sentiment dari dalam dan luar negeri? sedangkan Sentimen ini juga menjadi pertimbangan bagai Bank Indonesia dalam menetapkan kebijakan BI rate hingga akhir tahun 2026.

Bagi Director Eastsprings Investments Indonesia, Liew Kong Qian menilai Bank Indonesia cukup berhati-hati dan konservatif dalam merespons isu global dalam menetapkan arah kebijakan BI Rate.

Diperkirakan The Fed masih memiliki peluang untuk menaikkan level Fed Funds Rate (FFR) sebanyak 1 kali hingga akhir tahun 2026 sementara kebijakan suku bunga BI sudah “a head of the curve” dan masih akan mempertimbangkan Rupiah

Video Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI & The Fed Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764695, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903150703-19-764695/video-pengelola-dana-jumbo-ungkap-nasib-rupiah-kebijakan-bi-the-fed’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 03 September 2026 15:33

Jakarta, CNBC Indonesia- Pelaku pasar keuangan global terus mencermati volatilitas pasar global di tengah ketegangan Timur Tengah serta perang Rusia Vs Ukraina hingga tekanan inflasi dan arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS, The Fed.

Di pasar keuangan Indonesia, masih ramainya sentiment dari dalam dan luar negeri ini membuat tekanan di pasar saham, SBN hingga nilai tukar Rupiah masih terus berlanjut.

Selengkapnya simak dialog Shania Alatas melalui Director Eastsprings Investments Indonesia, Liew Kong Qian dalam Power Lunch, CNBC (Rabu, 02/09/2026)

Bagikan: const copyurltv = document.getElementById(“copyurltv”); const copyThistv = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); }; copyurltv.addEventListener(“click”, () => { copyThistv(); }); var article = { idnews: 764695, idkanal: 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903150703-19-764695/video-pengelola-dana-jumbo-ungkap-nasib-rupiah-kebijakan-bi-the-fed’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-bottom-tv’)); }, 1000 ); });

Analisis mendalam tentang Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *