Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Likuiditas Perbankan Masih Ketat, Pertumbuhan Kredit Belum Merata yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dampak dari hal tersebut adalah pertumbuhan kredit bisa lebih merata,” ujarnya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dian mengakui kondisi likuiditas perbankan sepanjang semester I-2026 menghadapi sejumlah tantangan, termasuk faktor eksternal.
Pada Mei dan Juni, misalnya, kinerja perdagangan Indonesia mencatat defisit. akibat Jadi kita harapkan kondisi ekonomi terkait dengan permintaan domestik sudah mulai ada tanda-tanda perbaikan
Faktor penyebabnya adalah kita tahu beberapa bulan terakhir dengan rasio LDR yang meningkat,” ujar Diah dalam Mandiri Macro and Market Brief Q3 2026 secara virtual, Kamis (3/9/2026).
Dari sisi penghimpunan dana, pertumbuhan simpanan juga belum terjadi secara merata. yang mengakibatkan Data hingga Juni 2026 menunjukkan DPK tumbuh 10,2% secara tahunan.
Kondisi tersebut turut tercermin dari rasio loan to deposit ratio (LDR) yang berada di kisaran 88%, menandakan kondisi likuiditas perbankan yang masih relatif ketat.
“Likuiditas juga masih menjadi isu utama tentunya,
Diah mengatakan pertumbuhan kredit masih didominasi oleh segmen korporasi yang tumbuh signifikan hingga sekitar 20%.
Sebaliknya, pertumbuhan kredit pada segmen konsumer dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih relatif melambat.
“Kalau kita lihat pertumbuhan kredit, segmentasinya masih sama, dominasinya masih oleh pertumbuhan kredit korporasi yang tumbuhnya cukup signifikan, cukup tinggi di 20%.
Kondisi tersebut kemudian diperberat oleh terjadinya aliran modal keluar atau capital outflow.
Selain faktor eksternal, implementasi kebijakan dari sisi moneter dan fiskal juga turut memberikan dampak terhadap kondisi likuiditas di dalam negeri.
Meski demikian, Bank Mandiri memproyeksikan kondisi likuiditas akan berangsur membaik ke depan.
Perbaikan tersebut diharapkan datang secara bertahap, terutama melalui adanya dukungan kebijakan pemerintah baik dari sisi fiskal maupun moneter.
“Kita memproyeksikan situasi akan mulai gradual, akan ada perbaikan terutama dari sisi likuiditas perbankan,” kata Dian.
Menurutnya, dukungan kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat likuiditas perbankan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan kredit menjadi lebih baik serta lebih merata di berbagai segmen.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260703114715-19-747795/video-bedah-jurus-bri-dukung-program-pemerintah-transformasi-bisnis”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747795?comscore=off”,”time”:1173,”title”:”Video: Bedah Jurus BRI Dukung Program Pemerintah & Transformasi Bisnis”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/03/buka-bukaan-ceo-group-bri-dukung-program-pemerintah-hingga-transformasi-bisnis-1783056333598_169.png”}]’); Next Article Kredit Investasi Tumbuh 25,13% pada Juli 2026, Modal Kerja 11,04%
Sementara pertumbuhan kredit di segmen consumer dan juga segmen UMKM itu relatif melambat,” kata Diah.
Dari sisi kualitas aset, kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tertinggi masih tercatat pada segmen UMKM dan ritel.
Meski demikian, Bank Mandiri melihat terdapat tanda-tanda stabilisasi kualitas aset dalam beberapa bulan terakhir.
Dampak dari hal tersebut adalah pertumbuhan kredit ke depan dapat menjadi lebih merata.
“Kalau kita lihat di pergerakannya dalam beberapa bulan terakhir ini mulai ada stabilisasi. akibat Kondisi tersebut diharapkan sejalan dengan mulai membaiknya permintaan domestik
Likuiditas Perbankan Masih Ketat, Pertumbuhan Kredit Belum Merata Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764768, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903171029-17-764768/likuiditas-perbankan-masih-ketat-pertumbuhan-kredit-belum-merata’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 03 September 2026 18:15 Foto: Warga beraktivitas di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Center pada salah satu Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Faktor penyebabnya adalah masih ditopang kuat oleh segmen korporasi.
Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri Diah Ayu Yustina mengatakan kinerja industri perbankan secara umum masih menunjukkan ketahanan yang kuat.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini
Berdasarkan data terakhir Juli 2026, pertumbuhan kredit perbankan tercatat mencapai 13,58% secara tahunan atau year-on-year (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan 12,7% pada bulan sebelumnya.
Di sisi lain, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) masih lebih moderat. yang mengakibatkan Meski penyaluran kredit industri perbankan tumbuh dua digit, pertumbuhannya dinilai belum merata
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonom menyoroti kondisi likuiditas perbankan yang masih menjadi salah satu tantangan utama di tengah pertumbuhan kredit yang terus melaju.
Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pertumbuhan simpanan yang cukup tinggi terutama berasal dari kelompok simpanan melalui nominal di atas Rp5 miliar.
Sementara itu, pertumbuhan simpanan pada kelompok nominal lainnya relatif datar atau cenderung mengalami perlambatan.
Ketimpangan juga terlihat pada pertumbuhan kredit berdasarkan segmen.
Analisis mendalam tentang Likuiditas Perbankan Masih Ketat, Pertumbuhan Kredit Belum Merata akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
