Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Penurunan peluang tersebut juga dipengaruhi laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan hilangnya lapangan kerja pada Juli.
๐ Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Namun, tekanan terhadap dolar tidak berlangsung lama.
Lelang surat utang tenor 10 tahun mencatat permintaan kuat melalui imbal hasil 4,683%, tertinggi sejak 2007.
Ketegangan antara AS dan Iran turut menjaga permintaan terhadap dolar sebagai aset aman.
Perubahan komposisi tersebut berpotensi mendorong investor asing yang mengikuti indeks MSCI menyesuaikan portofolionya.
Jika penyesuaian itu disertai penjualan saham dan penukaran dana ke dolar AS, arus keluar asing berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.ย
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810142639-19-757965/video-rupiah-makin-perkasa-menguat-ke-rp-17700-an-per-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757965?comscore=off”,”time”:114,”title”:”Video: Rupiah Makin Perkasa & Menguat ke Rp 17.700-an per Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/rupiah-makin-perkasa-menguat-ke-rp-17700-an-per-dolar-as-1786347234430_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah 0,35%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.365
Perundingan mengenai pelaksanaan kesepakatan sementara Juni dilaporkan belum menunjukkan kemajuan, sementara ketidakpastian mengenai Selat Hormuz masih berlanjut.
Adapun dari domestik, rupiah menghadapi risiko tambahan setelah evaluasi MSCI Agustus mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari daftar indeks.
Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski inflasi AS melandai dan indeks dolar terkoreksi pada awal perdaganganย sesi Asia.
Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan, rupiah mengalami tekanan 0,06% atau melemah ke posisi Rp17.875/US$.
Pelemahan pagi ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya.
Pada Rabu (12/8/2026), rupiah ditutup melemah 0,20% ke posisi Rp17.865/US$, sekaligus membukukan penurunan selama dua hari perdagangan beruntun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,931.
Faktor penyebabnya adalah perlambatan inflasi mengurangi peluang bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September hanya sebesar 40%, turun dari 44% sebelum data inflasi diumumkan dan 55% pada pekan sebelumnya. yang mengakibatkan Dolar AS sempat melemah
Faktor penyebabnya adalah pelaku pasar menilai penurunan inflasi belum cukup untuk mengubah sikap The Fed yang masih berhati-hati terhadap tekanan harga.
Dolar juga memperoleh dukungan dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. yang mengakibatkan Greenback berbalik menguat
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758796, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260813083240-17-758796/rupiah-dibuka-tertekan-pagi-ini-dolar-as-naik-ke-rp17875’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 13 August 2026 09:06 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diย Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).ย (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesiaย โ Rupiah belum mampu keluar dari tekanan pada perdagangan pagi ini, Kamis (13/8/2026).
Inflasi inti yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi juga turun menjadi 2,5% dari sebelumnya 2,6%.
Baca: MSCI Tendang 10 Saham, IHSG Pagi Ini Turun 0,43%
Data tersebut pada awalnya membawa angin segar bagi mata uang negara berkembang.
DXY berbalik turun setelah ditutup menguat 0,19% pada perdagangan sebelumnya.
//
Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pasar terhadap data inflasi konsumen AS periode Juli serta potensi arus keluar asing dari pasar sahamย Tanah Air setelah evaluasi indeks MSCI.
Inflasi AS secara tahunan melandai menjadi 3,4% pada Juli dari 3,5% pada Juni.
Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
๐ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
๐ข Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
๐ Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
๐ข Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
โ ๏ธ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
