Minyak Tak Lagi US$100, Ekonom Lihat Peluang RI Akhiri Defisit Dagang

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Minyak Tak Lagi US$100, Ekonom Lihat Peluang RI Akhiri Defisit Dagang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Minyak Tak Lagi US$100, Ekonom Lihat Peluang RI Akhiri Defisit Dagang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758973, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260813142159-17-758973/minyak-tak-lagi-us-100-ekonom-lihat-peluang-ri-akhiri-defisit-dagang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 13 August 2026 15:15 Foto: Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 defisit sebesar US$ 450 juta.

Faktor penyebabnya adalah harga minyak mentah dunia yang telah mendingin.

Harga minyak mentah dunia saat ini telah turun dari posisi US$100 per barel. yang mengakibatkan Andry Asmoro (Dok, Bank Mandiri) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia bisa memanfaatkan momentum untuk membalikkan defisit neraca dagang menjadi surplus saat ini

Sementara defisit pada Mei 2026 mencapai US$ 1,61 miliar.

Defisit perdagangan kemudian memperlebar defisit net ekspor pada komponen pengeluaran PDB Indonesia pada kuartal kedua 2026 menjadi -0,78 persen dibandingkan -0,02 persen pada kuartal kedua 2025.

(ras/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260724130547-19-753562/h1-2026-bank-mandiri-cetak-laba-bersih-konsolidasi-rp-304-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753562?comscore=off”,”time”:213,”title”:”H1-2026, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp 30,4 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/24/h1-2026-bank-mandiri-cetak-laba-bersih-konsolidasi-rp-304-triliun-1784878999675_169.png”}]’); Next Article Purbaya Ungkap Tanda-Tanda Rupiah Perkasa, Dolar AS Bakal Rp17.000?

Dampak dari hal tersebut adalah dapat mencapai surplus perdagangan yang ujungnya menjadi mesin pertumbuhan ekonomi di semester dua 2026.

“Sekarang tinggal kemudian bagaimana menjaga supaya ekspor kita itu terus bisa tumbuh di tengah peluang yang cukup besar juga sebenarnya,” ucap Andry Asmoro.

Dirinya melihat ada berbagai komoditas yang dapat dimaksimalkan ekspornya, misalnya sektor perkebunan dan pertanian yang diminati banyak negara.

Baca: 3 Komoditas Ini Siap Topang Ekspor RI di 2026

“Kalau kita lihat Indonesia itu sangat banyak potensi untuk mendorong sisi ekspor dari mana kalau dari berbagai komoditas dan sektor yang ada kita melihat bahwa kita sangat kaya terhadap sektor pertanian perkebunan dan demand-nya sangat besar banyak negara-negara yang menjadi tujuan ekspor kita saat ini memiliki populasi yang besar dan juga memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang besar,” kata Asmoro.

“Ini yang kemudian nanti bisa kemudian mendongkrak ekspor kita ke depan,” lanjutnya.

Adapun hasil pertanian dan perkebunan yang bisa didorong ekspornya seperti kopi, cokelat, pala, dan kelapa yang ditaksir oleh negara-negara seperti India, Bangladesh, Pakistan dan lainnya.

Seperti diketahui, ekspor mengalami defisit dua bulan beruntun yakni pada Mei dan Juni. akibat Merujuk data Refinitiv pada pukul 09.55 WIB, harga minyak Brent berada di US$87,95 per barel,

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro sendiri melihat keseimbangan US$70-80 per barel, lebih rendah dibandingkan akhir kuartal pertama dan kuartal kedua yang reratanya di US$90-100 per barel.

Baca: Ini Kekuatan dan Kekayaan Ekosistem Emas RI

Asmoro menilai turunnya harga minyak mentah menjadi katalis positif untuk impor dan neraca dagang Indonesia yang dalam dua bulan terakhir mengalami defisit perdagangan.

“Kalau itu bisa dipertahankan (harga minyak di level keseimbangan), mestinya beban untuk yang impornya jadi relatif berkurang ke depannya,” katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kepala Ekonom Mandiri mengatakan momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk menggenjot ekspor

Analisis mendalam tentang Minyak Tak Lagi US$100, Ekonom Lihat Peluang RI Akhiri Defisit Dagang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *