Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Arus kapal melalui Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb masih berada pada level yang sangat rendah.

Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756641, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260805090836-17-756641/harga-minyak-bangkit-usai-anjlok-5-pasar-pantau-negosiasi-as-iran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 05 August 2026 09:35 Foto: REUTERS/Liz Hampton //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak naik tipis pada perdagangan Rabu pagi (5/8/2026), setelah sehari sebelumnya anjlok lebih dari 5% akibat meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengacu data Refinitiv hingga pukul 09.05 WIB, kontrak Brent untuk pengiriman terdekat (LCOc1) berada di US$79,66 per barel, naik 0,38% dibanding penutupan Selasa di US$79,36 per barel.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan negosiasi melalui Iran dan Oman mengenai peningkatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami perkembangan, meski kesepakatan final belum tercapai.

Gangguan distribusi melalui Selat Hormuz, jalur yang sebelum perang mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia, masih membatasi ekspor energi dari kawasan tersebut.

Emir Qatar dan Presiden AS Donald Trump juga disebut membahas langkah-langkah untuk meredakan ketegangan sekaligus menyelaraskan posisi Washington dan Teheran.

Harapan terhadap solusi diplomatik membuat pelaku pasar mulai mengurangi premi risiko geopolitik yang selama beberapa bulan terakhir mendorong harga minyak tetap tinggi.

WTI bahkan turun 5,7% menjadi US$75,77 per barel, juga menjadi posisi terendah dalam sekitar tiga pekan.

Aksi jual dipicu pernyataan pejabat AS dan Qatar yang mengindikasikan adanya kemajuan dalam pembicaraan terkait Iran.

Namun, dalam waktu kurang dari dua pekan, Brent telah terkoreksi lebih dari 20% hingga berada di kisaran US$79 per barel, mencerminkan perubahan ekspektasi pasar terhadap risiko pasokan global.

Di tengah volatilitas tersebut, Goldman Sachs masih memperkirakan Brent akan bergerak dalam kisaran US$80-90 per barel sampai ada kepastian mengenai kesepakatan baru antara AS dan Iran atau terjadi eskalasi konflik yang lebih besar.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (CLc1) diperdagangkan di US$75,89 per barel, menguat 0,16% dari posisi penutupan sebelumnya di US$75,77 per barel.

//

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kenaikan pagi ini terjadi setelah harga minyak mengalami koreksi tajam pada sesi sebelumnya.

CNBCΒ Indonesia Research

(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729103910-19-754672/video-timur-tengah-memanas-harga-minyak-melonjak-4-ke-usd-83-barel”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754672?comscore=off”,”time”:300,”title”:”Video: Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Melonjak 4% ke USD 83/barel”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/timur-tengah-memanas-harga-minyak-melonjak-4-sentuh-usd-83-per-barel-1785296924438_169.png”}]’); Next Article Stok AS Menyusut & OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%

Dampak dari hal tersebut adalah tekanan terhadap harga minyak dapat berlanjut.

Meski demikian, kondisi di lapangan belum banyak berubah. akibat Jika pembicaraan berlanjut dan menghasilkan kesepakatan, risiko gangguan pasokan dari kawasan Teluk diperkirakan berkurang

Pada perdagangan Selasa, Brent ditutup merosot 5,3% ke US$79,36 per barel, level terendah sejak 13 Juli.

Kepala perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, bahkan menyebut dunia telah kehilangan lebih dari 2,6 miliar barel pasokan minyak sejak perang Iran pecah pada Februari lalu.

Sebelum koreksi tajam pekan ini, harga minyak sempat melonjak hingga menembus US$100,69 per barel untuk Brent pada 23 Juli.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan menyebut pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut berpeluang disepakati dalam waktu dekat.

Dari Doha, Kementerian Luar Negeri Qatar menyampaikan upaya mencari solusi diplomatik masih berlangsung.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *