Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Ia menyarankan masyarakat melakukan verifikasi melalui kanal lain atau menghubungi langsung lembaga terkait.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Silakan lakukan cross-check, tanyakan langsung kepada lembaga atau pelaku usaha jasa keuangan terkait.
Bisa juga menghubungi Contact Center OJK 157 untuk memastikan kebenarannya,” ujarnya.
Dicky juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, maupun data pribadi kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang dikenal.
Apabila terlanjur menjadi korban atau mencurigai adanya transaksi penipuan, masyarakat diminta segera menghubungi bank atau penyedia jasa pembayaran agar transaksi dapat ditunda atau dana diblokir sebelum berpindah tangan.
“Semakin cepat kita melakukan konfirmasi, semakin besar peluang untuk melakukan penundaan transaksi atau pemblokiran dana,” katanya.
Ia juga meminta korban segera melaporkan kasus tersebut ke Indonesia Anti-Scam Center (IASC) melalui melampirkan bukti transaksi dan komunikasi, serta membuat laporan kepada aparat penegak hukum.
“Kecepatan pelaporan akan sangat membantu proses penundaan transaksi maupun pemblokiran dana,” tutup Dicky.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260715160949-19-751066/video-jawab-sentimen-msci-hingga-sp-ojk–dpr-terbang-ke-new-york”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/751066?comscore=off”,”time”:802,”title”:”Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK – DPR Terbang ke New York”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/15/jawab-sentimen-msci-hingga-sp-ojk-dpr-langsung-terbang-ke-new-york-1784110522267_169.png”}]’); Next Article Duit Rekening Bisa Ludes, OJK Ungkap Cara Cegah Modus Bobol M-Banking
Faktor penyebabnya adalah seluruhnya dapat direkayasa menggunakan AI. yang mengakibatkan Selain itu, terdapat pula penipuan melalui robot trading berbasis AI, penipuan belanja daring yang mengatasnamakan teknologi AI, hingga panggilan telepon palsu (voice cloning) yang meniru suara maupun wajah korban atau pihak lain.
“Tujuannya hampir semuanya sama, yaitu membangun kepercayaan korban agar merasa situasi tersebut benar-benar nyata, lalu mendorong korban segera melakukan transfer dana atau transaksi keuangan,” jelasnya.
Baca: OJK Panggil Kredivo & KreditFazz Soal Penagihan di Purworejo
Untuk mengantisipasi maraknya penipuan tersebut, OJK mengimbau masyarakat tetap berpegang pada prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, serta selalu melakukan pengecekan dan verifikasi sebelum melakukan transaksi.
OJK juga tengah mengembangkan Anti-Scam Apps, sebuah aplikasi yang nantinya dapat membantu masyarakat memverifikasi berbagai indikasi penipuan berbasis AI.
“Pada waktunya nanti akan kami perkenalkan kepada masyarakat agar dapat melakukan pengecekan sehingga tidak mudah tertipu oleh berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi AI,” katanya.
Selain itu, Dicky mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada nama akun, nomor telepon, foto, suara, maupun video yang diterima
AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756614, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260805075119-17-756614/ngeri-ai-bisa-kuras-rekening-ojk-bongkar-modusnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 05 August 2026 08:25 Foto: REUTERS/Dado Ruvic //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk semakin waspada terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Kemudahan teknologi digital dinilai turut membuka celah kejahatan siber yang dapat menguras rekening jika tidak diimbangi pengetahuan dan kewaspadaan yang memadai.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono mengungkapkan, berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC), sejak 22 November 2024 hingga akhir Juni 2026 terdapat 1.379 laporan penipuan yang terindikasi memanfaatkan teknologi AI.
“Ini cukup banyak, berbagai penipuan keuangan yang menggunakan AI,” ujar Dicky dalam konferensi pers virtual, Selasa (4/8/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Menurut Dicky, AI bukanlah penyebab utama terjadinya penipuan, melainkan alat yang membuat modus kejahatan semakin meyakinkan, lebih cepat dilakukan, dan semakin sulit dikenali korban.
“Ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan AI dalam penipuan keuangan semakin canggih dan semakin nyata.
Dampak dari hal tersebut adalah tampak menyerupai aslinya.
“Suaranya bisa menyerupai orang yang kita kenal, videonya juga bisa menyerupai orang yang kita percaya, bahkan identitas lembaga tertentu pun dapat direkayasa,” ujarnya.
Dicky mengungkapkan, modus yang paling banyak dilaporkan adalah penipuan investasi yang menggunakan teknologi deepfake dengan mencatut wajah tokoh tertentu. akibat Karena itu, kita semua perlu waspada,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaku dapat merekayasa berbagai bentuk identitas digital, mulai dari video, foto, suara, nomor telepon, nomor rekening, hingga dokumen
Analisis mendalam tentang Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
