Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kontributor positif terbesar berasal dari pendapatan lain-lain yang melonjak 100,72% menjadi US$36,53 juta dibandingkan US$18,20 juta pada semester I-2025.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di saat yang sama, beban lain-lain meningkat 9,01% menjadi US$17,21 juta dari US$15,79 juta.
Perbaikan tersebut membuat rugi sebelum pajak penghasilan menyusut menjadi US$55,01 juta, turun 43,24% dibandingkan rugi sebelum pajak sebesar US$96,93 juta pada semester I-2025.
Namun demikian, manfaat pajak penghasilan yang diakui perseroan juga turun 69,88% menjadi US$5,19 juta dari sebelumnya US$17,23 juta.
Pada akhirnya, rugi periode berjalan berhasil ditekan menjadi US$49,83 juta, membaik 37,48% dibandingkan rugi sebesar US$79,70 juta pada semester I-2025.
Adapun total aset DOID hingga semester I tahun 2026 tercatat US$ 1,41 miliar jika dibandingkan melalui aset pada akhir tahun 2025 yang sebesar US$ 1,52 miliar.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729125602-19-754727/video-bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754727?comscore=off”,”time”:153,”title”:”Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/bei-rombak-konstituen-idx80-lq45-idx30-1785312190947_169.png”}]’); Next Article Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun
Sebagian besar belanja modal tahun ini dialokasikan untuk kegiatan pemeliharaan guna menjaga keandalan armada dan mendukung keberlanjutan operasional.
“Memasuki semester kedua, prioritas kami adalah melanjutkan momentum operasional ini, menjaga disiplin biaya dan modal, serta mengelola eksposur harga bahan bakar
seiring upaya kami memperkuat perolehan arus kas,” kata Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group, Senin (3/8/2026).
Meskipun pendapatan mengalami penurunan, perseroan berhasil memperbaiki profitabilitas operasional melalui membalikkan posisi laba bruto menjadi positif.
(DOID) rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga semester I tahun 2026 sebesar US$50,64 juta.
Peningkatan ini berhasil dicapai meskipun pendapatan tercatat lebih rendah, yang mencerminkan pemulihan margin serta peningkatan efisiensi biaya di seluruh lini bisnis.
Selain itu, belanja modal meningkat melalui optimalisasi armada dan pengalihan aset dari site yang telah berhenti beroperasi.
Ini Penjelasan Manajemen Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755929, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803093747-17-755929/pendapatan-turun-kok-rugi-doid-susut-3748-ini-penjelasan-manajemen’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 03 August 2026 10:10 Foto: PT BUMA International Grup Tbk (DOID)
Jakarta, CNBC Indonesia – PT BUMA Internasional Group Tbk.
Kerugian tersebut menyusut 31,76% dibandingkan rugi US$74,21 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Mengutip laporan keuangannya yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), padahal, pendapatan bersih DOID pada paruh tahun ini turun 5,12% menjadi US$692,85 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$730,21 juta.
Manajemen menjelaskan, penurunan pendapatan tersebut disebabkan oleh berakhirnya kontrak di site Binungan milik Berau Coal dan site IBP milik Resource Alam Indonesia di Indonesia, serta site Burton milik Bowen Coking Coal di Australia, disertai ramp-down di sejumlah operasi lainnya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun
Namun, luar site yang kontraknya telah berakhir atau mengalami ramp-down tersebut, operasi inti Grup tumbuh sekitar 9% secara tahunan pada overburden removal dan 4% pada produksi batu bara, didukung oleh peningkatan keandalan armada serta kondisi cuaca yang lebih kering, melalui penurunan jam hujan di Indonesia sebesar 10% dan jumlah hari hujan di Australia sebesar 4%.
EBITDA hingga semester I ini tercatat sebesar US$69 juta, naik 8% secara tahunan dari US$64 juta.
Dampak dari hal tersebut adalah DOID membukukan laba bruto US$12,17 juta.
Pada semester I-2025, perseroan masih mencatat rugi bruto sebesar US$13,69 juta, sehingga terjadi perbaikan kinerja sebesar sekitar US$25,87 juta atau sekitar 188,91% secara year-on-year.
Di sisi beban operasional, beban usaha meningkat 3,44% menjadi US$44,92 juta dari US$43,43 juta pada semester I-2025. akibat Beban pokok pendapatan turun 8,50% menjadi US$680,67 juta dari sebelumnya US$743,90 juta,
Sementara itu, pendapatan keuangan mengalami penurunan 38,27% menjadi US$1,50 juta, dibandingkan US$2,44 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Di sisi lain, beban keuangan berhasil ditekan 3,56% menjadi US$43,09 juta dari sebelumnya US$44,65 juta, mencerminkan pengelolaan biaya pendanaan yang lebih efisien.
Analisis mendalam tentang Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
