Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Ia berargumen aturan semacam itu akan merugikan industri secara finansial dan justru memberi keunggulan bagi China.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di sisi lain, para petinggi perusahaan AI terbesar, termasuk Anthropic dan OpenAI, pada akhir pekan lalu menyatakan industri perlu memperlambat pengembangan AI tingkat lanjut demi memastikan keamanannya.
Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar WSJ.
Banyak yang Enggan Bersuara Terbuka
Peserta forum sebagian besar berasal dari industri dan wilayah di luar Silicon Valley.
Persaingan global dalam pengembangan AI tercanggih diperkirakan menjadi salah satu isu utama dalam pertemuan itu.
Dalam jajak pendapat yang sama, 88% eksekutif menilai Trump perlu mengangkat isu kerja sama melalui China dalam menyusun pedoman keamanan AI.
Menurutnya, AS sudah lama membutuhkan strategi kesiapan tenaga kerja menghadapi AI.
Sekitar tiga perempat responden memperkirakan Trump tidak akan mendorong pembentukan batasan bersama tersebut.
Selama ini, Trump menolak desakan pengetatan regulasi di tingkat federal.
Faktor penyebabnya adalah khawatir berseberangan dengan pemerintahan Trump. yang mengakibatkan Hadir pula eksekutif dari kubu Partai Republik maupun Demokrat, serta sejumlah tokoh pemerintahan seperti mantan Wakil Presiden Mike Pence dan mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.
Menurut laporan WSJ, banyak eksekutif enggan berbicara secara terbuka
Menurutnya, para eksekutif, baik di dalam ruangan maupun dalam diskusi lanjutan, menyampaikan keinginan agar pembahasan soal cara mengantisipasi dampak buruk AI diperbanyak.
“Sentimennya adalah: (ancaman) ini nyata,” ujar Sonnenfeld, dikutip dari WSJ.
Forum tersebut menjadi ajang para pemimpin bisnis bertukar pandangan menjelang jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih bersama Presiden China Xi Jinping pada pekan depan.
Di antaranya CEO produsen perkakas Snap-on, Motorola Solutions, serta produsen kaca Corning.
Jajak pendapat anonim menjadi cara bagi mereka untuk menyampaikan kekhawatiran secara kolektif.
Salah satu yang bersedia bersuara adalah CEO perusahaan penyedia tenaga kerja Kelly, Chris Layden.
(REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Sebagian besar pemimpin perusahaan di Amerika Serikat (AS) tidak sependapat melalui Presiden Donald Trump yang menyebut ancaman kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap umat manusia sebagai hoaks.
Mengutip The Wall Street Journal (WSJ), hal itu terungkap dalam pertemuan tertutup puluhan eksekutif papan atas AS yang digelar Yale School of Management di Washington pekan ini.
Dalam jajak pendapat singkat terhadap peserta, 93% responden menilai Trump keliru ketika menyebut potensi bahaya katastrofik AI sebagai hoaks, pernyataan yang ia lontarkan di awal pekan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar
Profesor manajemen Yale sekaligus penyelenggara forum, Jeffrey Sonnenfeld, mengaku terkejut melalui hasil tersebut.
Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
Ia menilai potensi bahaya AI dan risiko kalah bersaing melalui China sama-sama harus ditangani.
Layden juga mendorong pemerintah dan dunia usaha lebih memperhatikan dampak teknologi tersebut terhadap lapangan kerja dan pekerja AS.
Strategi itu juga perlu membangun kepercayaan pekerja terhadap teknologi yang berpotensi membuat mereka lebih produktif dan efisien.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260911143938-19-767241/intersystems-asia-ready-2026-membangun-backbone-digital-di-era-ai”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767241?comscore=off”,”time”:672,”title”:”Intersystems Asia Ready 2026: Membangun "Backbone" Digital di Era AI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/11/intersystems-asia-ready-2026-membangun-backbond-digital-di-era-ai-1789112472320_169.png”}]’); Next Article Resmi!
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768767, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260917155808-17-768767/ini-pandangan-bos-bos-perusahaan-besar-soal-ancaman-ai’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 17 September 2026 19:20 Foto: Ilustrasi Artificial Intelligence (AI).
Analisis mendalam tentang Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
