IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(MDIA) sebesar Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk.

Sebanyak 292 saham menguat, 348 saham melemah, sementara 150 saham bergerak stagnan.

Secara spesifik, emiten pemberat kinerja IHSG hari ini termasuk BREN, DCII, BBCA, BUVA dan MLPT.

IHSG hari ini masih bergerak melalui volatilitas tinggi setelah pekan lalu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,13.

(ASII) Rp25,42 miliar.

Tekanan jual juga terlihat pada PT Intermedia Capital Tbk.

(INDF) Rp15,11 miliar.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260803150821-19-756133/video-profit-taking-di-awal-agustus-ihsg-longsor-ke-zona-merah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/756133?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Profit Taking di Awal Agustus, IHSG Longsor ke Zona Merah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/03/profit-taking-di-awal-agustus-ihsg-longsor-ke-zona-merah-1785746110421_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

(GGRM) Rp19,12 miliar, serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

(AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk.

(BBCA) senilai Rp44,15 miliar.

Selanjutnya, asing juga memborong PT DMS Propertindo Tbk.

(KOTA) sebesar Rp22,77 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk.

Pelemahan tersebut terjadi meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan membuka peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir stagnan pada perdagangan hari ini, Senin (3/8/2026), seiring pelaku pasar mencermati sederet sentimen domestik dan global yang akan mewarnai perdagangan sepanjang pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 16.00 WIB IHSG berada di level 6.234,49, turun 1,63 poin atau 0,03% dari penutupan perdagangan pekan lalu di posisi 6.236,13.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Rebound 10,51% di Juli 2026, OJK: Pasar Modal RI Mulai Pulih

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 14,38 triliun melalui volume perdagangan 38,77 miliar saham dalam 2,33 juta kali transaksi.

Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

(BMRI) yang dilepas asing senilai Rp68,94 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,43%, Topix turun 1,45%, sementara Kospi Korea Selatan anjlok hingga 4,57%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga terkoreksi 0,36%.

(TLKM) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing melalui nilai pembelian bersih mencapai Rp73,49 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk.

Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menentukan arah pasar pada awal Agustus.

Dari eksternal, bursa saham Asia-Pasifik kompak dibuka di zona merah.

(BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Investor masih memilih bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan negosiasi serta kondisi geopolitik di kawasan.

Dari dalam negeri, investor akan mencermati sederet data penting mulai dari inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pada pekan ini, perhatian pasar juga akan tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026, data manufaktur dan perdagangan China, serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dari sisi aliran dana, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp363,53 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,72 triliun, melalui rincian foreign buy sebesar Rp1,68 triliun dan foreign sell Rp2,04 triliun.

Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(TPIA) sebesar Rp57,56 miliar.

Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Amman Mineral Internasional Tbk.

(INDY) Rp15,07 miliar.

Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi incaran investor global.

IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756164, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803162915-17-756164/ihsg-masih-sideways-ditutup-stagnan-di-level-6234’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 03 August 2026 16:35 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

(EMAS) Rp29,06 miliar, serta PT Astra International Tbk.

Analisis mendalam tentang IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *