Breaking News! IHSG Turun 1,51% ke Bawah 6.050

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Turun 1,51% ke Bawah 6.050 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 6.029,32 hingga 6.174,41.

Pelemahan terjadi di tengah dominasi saham yang berada di zona merah.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.570 triliun.

Baca: Laba PGEO Sentuh US$79,62 Juta di Semester I-2026

IHSG sempat dibuka di level 6.141,16 dan sempat menguat ke level tertinggi harian 6.174,41.

Sebanyak 573 saham melemah, 124 saham menguat, dan 268 saham bergerak stagnan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp14,41 triliun melalui volume perdagangan 20,72 miliar saham dalam 891 ribu kali transaksi.

Namun, tekanan jual yang muncul setelah pembukaan membuat indeks berbalik arah dan terus memperlebar pelemahannya hingga menyentuh level terendah intraday di 6.029,32.

Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen global, termasuk hasil rapat Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan dini hari nanti waktu Indonesia, di tengah pergerakan pasar regional yang cenderung berhati-hati.

Mayoritas pasar memperkirakan The Fed akan kembali menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,75%, menyusul pandangan Ketua The Fed Kevin Warsh bahwa kenaikan harga energi saat ini lebih dipicu oleh gangguan pasokan jangka pendek ketimbang tekanan inflasi struktural.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Turun Nyaris 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Turun 1,51% ke Bawah 6.050 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754659, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260729102206-17-754659/breaking-news-ihsg-turun-151-ke-bawah-6050’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 29 July 2026 10:27 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan hingga pertengahan sesi I perdagangan, Rabu (29/7/2026), seiring aksi jual yang terjadi di mayoritas saham.

Hingga pukul 10.15 WIB, IHSG turun 92,78 poin atau 1,51% ke level 6.037,81.

Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Turun 1,51% ke Bawah 6.050 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *