Gerak IHSG Masih Malu-Malu, Intip Pergerakan Asing di Sesi 1

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Gerak IHSG Masih Malu-Malu, Intip Pergerakan Asing di Sesi 1 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hingga akhir sesi I, IHSG hanya melemah 0,04% ke level 6.183,16, sementara sejumlah indeks utama Asia terkoreksi tajam, dipimpin KOSPI Korea Selatan yang sempat terkena trading halt setelah anjlok lebih dari 8%.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260723090437-19-753147/video-bos-perusahaan-efek-yakin-ri-pertahankan-posisi-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753147?comscore=off”,”time”:455,”title”:”Video: Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/23/bos-perusahaan-efek-yakin-ri-bisa-pertahankan-posisi-emerging-market-1784772692044_169.png”}]’); Next Article Awal Juli Asing Sudah Net Sell Rp 2,73 T, Saham Ini Banyak Dijual

Dampak dari hal tersebut adalah terjadi net sell Rp228,1 miliar di seluruh pasar.

Aksi jual terbesar investor asing terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan estimasi nilai mencapai Rp45,8 miliar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Selanjutnya, asing juga banyak melepas PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) senilai Rp38,8 miliar, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebesar Rp23,7 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp20,7 miliar, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp19 miliar.

Daftar penjualan terbesar lainnya diisi oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) sebesar Rp17,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp14 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp13,7 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp11,7 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp10,7 miliar.

Di tengah aksi jual tersebut, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. akibat Gerak IHSG Masih Malu-Malu, Intip Pergerakan Asing di Sesi 1 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754402, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728132515-17-754402/gerak-ihsg-masih-malu-malu-intip-pergerakan-asing-di-sesi-1’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 28 July 2026 13:50 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing kembali membukukan aksi jual bersih (net sell) pada perdagangan sesi I, Selasa (28/7/2026).

Investor asing mencatatkan nilai beli sebesar Rp1,5 triliun dan nilai jual mencapai Rp1,7 triliun,

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dibeli melalui estimasi nilai mencapai Rp30,9 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp23,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp23,3 miliar, serta PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp22,4 miliar.

Baca: Media Asing Sorot IHSG, Disebut Sudah Masuk Bull Market

Selain itu, asing juga memborong PT Raharja Energi Cepu Tbk (RAJA) senilai Rp17,5 miliar, PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS) Rp10,9 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp10,1 miliar, PT Multi Garam Utama Tbk (BACH) Rp7,9 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp6,8 miliar, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) sebesar Rp6,2 miliar.

Aksi jual bersih asing tersebut terjadi saat IHSG bergerak relatif stabil dibandingkan mayoritas bursa Asia.

Analisis mendalam tentang Gerak IHSG Masih Malu-Malu, Intip Pergerakan Asing di Sesi 1 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *