Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Bertahan di Tengah Kepanikan Bursa Asia, Sesi 1 Turun 0,04% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.829 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Dari sisi sektoral, bahan baku menjadi penopang utama IHSG melalui kenaikan 0,89%.
Dampak dari hal tersebut adalah pelemahan IHSG relatif terbatas dibandingkan mayoritas bursa regional.
Sebagai informasi, Korea Exchange (KRX) mengumumkan penghentian sementara perdagangan pada pukul 10.13 waktu setempat setelah KOSPI merosot 542,24 poin atau 8,02% ke level 6.213,51 dari penutupan sebelumnya di 6.755,75.
Selain itu indeks Nikkei 225 Jepang turun 4,24% ke 62.177,31, sementara Taiex Taiwan melemah 4,21% ke 41.798,23.
Di China, indeks Shenzhen Component turun 3,42% ke 13.664,80, sedangkan Shanghai Composite melemah 0,98% ke 3.820,52. akibat Bursa Asia mayoritas bergerak di zona merah setelah aksi jual saham-saham teknologi dan semikonduktor berlanjut, dipicu kekhawatiran terhadap prospek industri kecerdasan buatan (AI).
Namun, penguatan saham-saham komoditas dan beberapa emiten berkapitalisasi besar di dalam negeri membantu menahan tekanan
Disusul PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) sebesar 3,22 poin, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 2,62 poin, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 2,49 poin, dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) sebesar 2,08 poin.
Saham lain yang turut membebani pergerakan indeks antara lain PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), serta PT Multipolar Technology Tbk (MLPT).
Baca: Santer Kabar Mau Diakuisisi, Bos Emiten RI Ini Buka Suara
Pergerakan IHSG yang cenderung mendatar terjadi di tengah sentimen global yang masih berhati-hati.
Penguatan juga terjadi pada sektor konsumer primer sebesar 0,25% dan konsumer non-primer sebesar 0,09%.
Sebaliknya, sektor properti menjadi pemberat terbesar karena anjlok 3,75%.
Indeks PSEi Filipina melemah 1,21%, FTSE Bursa Malaysia KLCI turun 0,29%, dan Straits Times Index (STI) Singapura turun 0,20%.
Tekanan juga dialami sektor utilitas yang turun 1,20%, kesehatan melemah 0,50%, teknologi terkoreksi 0,43%, finansial turun 0,29%, energi melemah 0,23%, serta industri turun 0,21%.
Dari sisi konstituen, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penopang terbesar IHSG melalui kontribusi sekitar 2,85 poin terhadap indeks.
Saham CXMT Corp, yang sehari sebelumnya melonjak 466% saat debut di Bursa Shanghai, juga terkoreksi sekitar 7% pada perdagangan pagi.
Tekanan juga terjadi di Asia Tenggara.
Meski demikian, penguatan sektor bahan baku (basic materials) mampu menahan pelemahan indeks.
Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG melemah 2,62 poin atau 0,04% ke level 6.183,16.
Sebanyak 349 saham menguat, 270 saham melemah, dan 346 saham bergerak stagnan.
Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 1,64 poin, PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA) 1,58 poin, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 1,54 poin, dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) sebesar 1,44 poin.
Kontribusi positif lainnya datang dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), PT Timah Tbk (TINS), serta PT Gudang Garam Tbk (GGRM).
Sementara itu, tekanan terbesar terhadap IHSG berasal dari PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) yang memangkas indeks sekitar 7,63 poin.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong masih menguat tipis 0,06%, sedangkan NZX 50 Selandia Baru naik 0,26%.
Mengutip Reuters, aksi jual di Korea Selatan terjadi di tengah gelombang pelemahan saham teknologi global yang dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek industri kecerdasan buatan (AI).
Investor mulai mempertanyakan apakah investasi raksasa di sektor AI akan mampu menghasilkan keuntungan yang sepadan, setelah reli spektakuler saham-saham teknologi selama dua tahun terakhir.
Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah Wall Street Journal melaporkan Nvidia tengah berdiskusi untuk memberikan jaminan pembiayaan sekitar US$250 miliar kepada OpenAI sebagai bagian dari proyek pembangunan pusat data berskala besar.
Saham Nvidia pun turun sekitar 5% pada perdagangan sebelumnya, sementara Philadelphia Semiconductor Index (SOX) di Wall Street terkoreksi 2,2%.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260707124550-19-748732/video-mengekor-rupiah-yang-menguat-ihsg-melesat-dekati-level-6000″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748732?comscore=off”,”time”:321,”title”:”Video: Mengekor Rupiah Yang Menguat, IHSG Melesat Dekati Level 6.000″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/07/rupiah-menguat-ihsg-ikut-melesat-dekati-level-6000-1783407736610_169.png”}]’); Next Article Asing Net Buy Rp164 Miliar di Sesi I, Saham Konglo Kembali Diburu
IHSG Bertahan di Tengah Kepanikan Bursa Asia, Sesi 1 Turun 0,04% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754376, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728122924-17-754376/ihsg-bertahan-di-tengah-kepanikan-bursa-asia-sesi-1-turun-004’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 28 July 2026 12:37 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak terbatas hingga jeda perdagangan pertama, Selasa (28/7/2026), di tengah tekanan pada saham-saham sektor properti.
Nilai transaksi mencapai Rp5,22 triliun melalui volume perdagangan 14,05 miliar saham dalam 913.200 kali transaksi.
Analisis mendalam tentang IHSG Bertahan di Tengah Kepanikan Bursa Asia, Sesi 1 Turun 0,04% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
