Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah terkendala catatan kredit di SLIK.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan bahwa data SLIK dapat dilakukan pembaruan apabila peminjam (borrower) telah melakukan pembayaran atau melakukan langkah-langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Saat ini masyarakat juga dapat mengecek status SLIK secara mandiri. yang mengakibatkan Salah satu penyebabnya adalah tunggakan pembayaran di layanan pinjaman online.
Selain memengaruhi akses terhadap pembiayaan, OJK juga sempat menyoroti adanya pencari kerja yang gagal diterima bekerja
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753754, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260725110409-17-753754/begini-cara-membersihkan-nama-dari-slik-ojk-atau-bi-checking’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 25 July 2026 12:45 Foto: Dok OJK (Contoh SLIK)
Jakarta, CNBC Indonesia – Riwayat kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang sebelumnya dikenal sebagai BI Checking, menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah seseorang dapat memperoleh pembiayaan dari bank maupun lembaga keuangan lainnya.
Semakin buruk skor kredit yang dimiliki, semakin kecil peluang seseorang mendapatkan pinjaman.
Debitur juga disarankan meminta surat keterangan lunas (SKL) sebagai bukti ketika mengajukan pinjaman atau kredit baru.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260617151703-19-743414/video-ini-efek-suku-bunga-naik-rupiah-begejolak-ke-bisnis-leasing”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743414?comscore=off”,”time”:468,”title”:”Video: Ini Efek Suku Bunga Naik & Rupiah Begejolak ke Bisnis Leasing”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/17/ini-efek-suku-bunga-naik-rupiah-begejolak-ke-bisnis-leasing-1781684954028_169.png”}]’); Next Article Skor Kredit Jelek?
Skor 1 menunjukkan riwayat kredit paling baik, sedangkan skor 5 menandakan kredit macet.
Perlu diketahui bahwa hanya debitur melalui skor 1 dan 2 yang umumnya dapat mengajukan kredit ke bank tanpa kendala.
Sementara nasabah melalui skor 3, 4, dan 5 perlu memperbaiki catatan kreditnya terlebih dahulu.
Untuk mengetahui skor kredit, masyarakat dapat mengakses layanan resmi iDebKu melalui laman idebku.ojk.go.id.
Lalu, bagaimana jika sudah telanjur memiliki catatan kredit yang buruk?
Apabila masih memiliki tunggakan kredit, satu-satunya cara untuk membersihkan catatan kredit adalah dengan melunasi seluruh kewajiban yang masih belum diselesaikan.
Namun, jika catatan tunggakan muncul akibat kesalahan data, debitur dapat menghubungi atau melaporkan permasalahan tersebut kepada pihak terkait agar dilakukan perbaikan.
Pada umumnya, pembaruan data di SLIK OJK dilakukan paling lama 30 hari setelah kewajiban dilunasi.
Karena itu, calon debitur sebaiknya mengetahui lebih dulu kondisi riwayat kreditnya sebelum mengajukan pinjaman baru.
Mengutip laman Pegadaian, skor SLIK OJK terbagi menjadi lima kategori.
Faktor penyebabnya adalah pemohon memiliki skor kredit yang buruk. yang mengakibatkan Bahkan, saat ini data pinjaman dari layanan pinjaman online (P2P Lending) juga tercatat di SLIK OJK sehingga riwayat pembayaran pinjol ikut memengaruhi penilaian kredit.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Bos Kredivo Dipanggil OJK, Ternyata Ini Pemiliknya
Sebelum aturan tersebut diterapkan, Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) pernah mengungkapkan sekitar 40% pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) ditolak
Analisis mendalam tentang Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
