Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Secara mingguan, Brent masih naik sekitar 13,5%, sedangkan WTI menguat sekitar 10,9%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Reli minyak dipicu meningkatnya risiko gangguan pasokan dari dua jalur pelayaran energi paling vital di dunia.

Meski terkoreksi tipis, harga masih bertahan di level tinggi dan berada di jalur kenaikan mingguan dua digit di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan global.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.15 WIB, harga Brent berada di US$100,25 per barel, turun 0,44% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$100,69 per barel.

Faktor penyebabnya adalah Houthi sebelumnya telah mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. yang mengakibatkan Jalur ini merupakan koridor pengiriman minyak terpenting kedua di dunia setelah Selat Hormuz.

Situasi menjadi semakin kompleks

Selama ketidakpastian di jalur distribusi utama tersebut masih berlangsung, pasar minyak diperkirakan tetap bergerak volatil melalui kecenderungan bertahan di level tinggi.

CNBCΒ Indonesia

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260722120522-19-752858/video-harga-minyak-dekati-level-tertinggi–emas-bergerak-menguat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752858?comscore=off”,”time”:188,”title”:”Video: Harga Minyak Dekati Level Tertinggi – Emas Bergerak Menguat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/22/harga-minyak-dekati-level-tertinggi-namun-emas-bergerak-menguat-1784697643472_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US$70,82 per Barel

Serangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa jalur Bab el-Mandeb, pintu masuk dari Laut Merah menuju Samudra Hindia, berpotensi ikut terganggu.

Kementerian Energi Kazakhstan mengumumkan perusahaan-perusahaan migas memangkas produksi sementara setelah dugaan serangan drone Ukraina memaksa terminal ekspor utama di Laut Hitam menghentikan operasi.

Gangguan tersebut berkaitan melalui penghentian aktivitas Caspian Pipeline Consortium (CPC) yang menjadi jalur utama ekspor minyak Kazakhstan.

Menurut sumber industri yang dikutip Reuters, salah satu ladang minyak terbesar Kazakhstan bahkan memangkas produksi lebih dari separuh kapasitasnya.

Kombinasi ancaman terhadap Bab el-Mandeb, masih terganggunya Selat Hormuz, serta berkurangnya pasokan dari Kazakhstan membuat pelaku pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun menyatakan Iran akan dimintai pertanggungjawaban apabila serangan terhadap kapal-kapal tanker kembali terjadi.

Di saat bersamaan, pasokan dari Kazakhstan ikut tertekan.

Ketegangan memuncak setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku menyerang dua kapal tanker Saudi di Laut Merah.

Pipa ini menangani sekitar 2% pasokan minyak mentah harian dunia.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$91,71 per barel, melemah 0,52% dari posisi sehari sebelumnya di US$92,19 per barel.

Pelemahan pagi ini terjadi setelah lonjakan harga yang membawa Brent kembali ditutup di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei.

Langkah tersebut diambil ketika ekspor minyak Saudi mulai dialihkan melalui jaringan pipa sebagai respons atas terganggunya Selat Hormuz.

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753484, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724091916-17-753484/timur-tengah-memanas-harga-minyak-masih-di-atas-us-100’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 24 July 2026 10:35 Foto: REUTERS/Liz Hampton

Jakarta, CNBC Indonesia Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/7/2026) pagi setelah reli tajam sehari sebelumnya.

Analisis mendalam tentang Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *