Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Lanjutkan Pesta, Dibuka Menguat 0,41% Dekati Level 6.400 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Setelah itu, asing kembali masuk sebesar Rp638,05 miliar pada 17 Juli, Rp96,72 miliar pada 20 Juli, dan Rp31,36 miliar pada 21 Juli.
Nilai transaksi harian juga mulai lebih ramai.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, enam responden lainnya memperkirakan suku bunga akan dipertahankan di level 5,75%.
Jika proyeksi mayoritas tersebut benar terjadi, kenaikan bulan ini akan menjadi pengetatan keempat BI sepanjang 2026.
Saat itu, laju penguatan bahkan berlanjut hingga 11 hari perdagangan beruntun.
Selain menguat sembilan hari beruntun, IHSG juga tercatat melesat dalam 14 dari 15 hari perdagangan terakhir.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (22/7/2026), memperpanjang tren reli yang telah berlangsung dalam sepuluh hari bursa berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,41% atau 26 poin ke level 6.366,01.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Ramai-Ramai Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Naik 9 Hari Beruntun
Pada awal perdagangan, nilai transaksi tercatat sekitar Rp162,17 miliar melalui volume perdagangan mencapai 333,51 juta saham yang berpindah tangan sebanyak 39.297 kali.
Sejak awal Juli 2026, IHSG hanya sekali ditutup melemah, yakni pada 8 Juli 2026.
Sejak terakhir melemah pada 8 Juli, IHSG sudah menguat 7,93%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp1,99 triliun sejak 16 Juli hingga 21 Juli 2026.
Aksi beli asing tersebut terlihat sejak 16 Juli, ketika asing membukukan net buy Rp1,22 triliun.
Terlihat dari penutupan perdagangan kemarin, dimana IHSG menguat 1,74% hingga tembus di atas level 6.300.
IHSG Lanjutkan Pesta, Dibuka Menguat 0,41% Dekati Level 6.400 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752793, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260722085538-17-752793/ihsg-lanjutkan-pesta-dibuka-menguat-041-dekati-level-6400’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 22 July 2026 09:05 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
Serta juga data dari eksternal yakni tingkat pengangguran Inggris dan neraca perdagangan Jepang.
Pergerakan IHSG sedang menunjukkan momentum penguatan yang cukup solid.
Sebelumnya, BI sudah menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 bps sejak Mei hingga mencapai 5,75% pada Juni.
Tekanan terhadap rupiah menjadi salah satu alasan utama mengapa mayoritas ekonom memperkirakan BI masih akan menaikkan suku bunga.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article Potret IHSG Mendadak Ambruk!
Dalam tiga hari perdagangan terakhir, transaksi IHSG konsisten berada di atas Rp15 triliun per hari.
Setelah sempat mencatatkan nilai transaksi harian terkecilnya di sepanjang 2026 pada perdagangan 10 Juli lalu.
Masuknya dana asing dan naiknya nilai transaksi membuat penguatan IHSG kali ini terlihat lebih sehat dan kita harapkan mampu mempertahankan momentum penguatannya.
Sementara itu, BI akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur atau RDG BI periode Juli pada siang nanti.
Sebanyak 259 saham menguat, 41 saham melemah, sementara 330 saham bergerak stagnan.
Memasuki perdagangan hari ketiga pekan ini, pasar keuangan Indonesia ada di zona positif di tengah momentum penguatan IHSG dan rupiah.
Meski tengah di zona positif, pelaku pasar keuangan Tanah Air masih akan mencermati sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri.
Mulai dari keputusan suku bunga Bank Indonesia yang akan diumumkan pada siang nanti.
Sementara sepanjang Juli berjalan atau month-to-date (MtD), IHSG telah melesat 12,35%.
Kenaikan IHSG kali ini juga mulai ditemani masuknya dana asing.
RDG tersebut sudah berlangsung sejak Selasa-Rabu (21-22 Juli 2026).
Berdasarkan polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga menunjukkan mayoritas responden memperkirakan BI Rate kembali naik.
Sebanyak delapan responden memproyeksikan BI Rate naik 25 basis poin (bps), dari 5,75% menjadi 6,00%.
Kenaikan ini sekaligus membuat IHSG berhasil menguat dalam sembilan hari perdagangan beruntun.
Terakhir kali IHSG mampu naik sembilan hari beruntun terjadi pada Juli 2025.
Analisis mendalam tentang IHSG Lanjutkan Pesta, Dibuka Menguat 0,41% Dekati Level 6.400 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
