Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, pengalaman tersebut berkembang menjadi komitmen seumur hidup.

Krishnan sendiri berhasil membangun kerajaan bisnis yang bergerak di sektor telekomunikasi, satelit, minyak dan gas, properti, hingga media melalui nilai mencapai US$5 miliar atau sekitar Rp90,48 triliun.

“Pilihan Ajahn Siripanyo sepenuhnya adalah pilihannya sendiri, dan itu dihormati dalam keluarga,” tulis laporan South China Morning Post (SCMP) yang dikutip dari Economic Times.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Geger Aung San Suu Kyi Menghilang di Myanmar, Diduga Sudah Mati

Selain berasal dari keluarga pebisnis melalui sang ayah, Siripanyo juga memiliki garis keturunan bangsawan dari keluarga ibunya.

Hal ini tercermin dari keputusan Ajahn Siripanyo, putra seorang miliarder Malaysia, yang memilih meninggalkan kehidupan mewah demi menempuh jalan spiritual sebagai biksu Buddha.

Sebagaimana diketahui, Ajahn Siripanyo merupakan putra tunggal Ananda Krishnan, salah satu konglomerat terkaya di Malaysia.

Asal tahu saja, iIbunya yang bernama Momwajarongse Suprinda Chakraban merupakan keturunan keluarga kerajaan Thailand yang memberinya ikatan melalui lingkungan aristokrat dan kehidupan serba berkecukupan.

Walaupun terlahir dari keluarga kaya raya, Siripanyo mengambil keputusan besar pada usia 18 tahun untuk menjadi biksu.

Keputusan tersebut sejalan melalui keyakinan Buddha yang dianut keluarganya, meskipun langkah itu tergolong tidak lazim bagi pewaris kerajaan bisnis bernilai puluhan triliun rupiah.

Perjalanan spiritualnya bermula dari sebuah retret singkat di Thailand.

(Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia – Bagi segelintir orang, kekayaan bukanlah tujuan utama hidup.

Pengalaman hidup lintas budaya itu turut membentuk pandangannya terhadap dunia sekaligus memperdalam pemahamannya terhadap ajaran Buddha.

Sebagai biksu, Siripanyo memilih meninggalkan kehidupan materialistis dan menjalankan prinsip hidup sederhana.

Ia menempuh pendidikan di Inggris dan disebut menguasai sedikitnya delapan bahasa.

Kunjungan tersebut dilakukan tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ajaran Buddha yang tetap menekankan pentingnya hubungan kekeluargaan.

Kisah hidup Siripanyo kerap dibandingkan melalui karakter fiktif Julian Mantle dalam buku The Monk Who Sold His Ferrari.

Ia hidup melalui mengandalkan derma masyarakat serta menjalani keseharian yang jauh berbeda dari lingkungan tempat ia dibesarkan.

Meski demikian, ia sesekali tetap menjalin hubungan dengan keluarganya, termasuk mengunjungi sang ayah.

Selama lebih dari dua dekade, Ajahn Siripanyo menjalani kehidupan sebagai biksu hutan dan bermukim di Biara Dtao Dum yang berada di dekat perbatasan Thailand dan Myanmar.

Siripanyo menghabiskan masa kecilnya di London bersama dua saudara perempuannya.

Bedanya, perjalanan Siripanyo merupakan kisah nyata tentang seseorang yang memilih jalan spiritual dibandingkan mewarisi kekayaan bernilai puluhan triliun rupiah.

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260714162846-19-750774/video-genjot-penjualan-mobil-ri-incar-ekspor-ke-filipina–meksiko”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/750774?comscore=off”,”time”:291,”title”:”Video: Genjot Penjualan Mobil, RI Incar Ekspor ke Filipina – Meksiko”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/14/genjot-penjualan-mobil-era-bunga-tinggi-ri-incar-ekspor-ke-filipina-meksiko-1784022301369_169.png”}]’); Next Article Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

CNBC Insight Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751920, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260719073627-17-751920/anak-orang-kaya-memilih-jadi-biksu-tinggalkan-hartanya-rp90-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Tim Redaksi,  CNBC Indonesia 19 July 2026 09:30 Foto: Ven Ajahn Siripanyo.

Analisis mendalam tentang Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *