IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hanya utilitas dan teknologi yang mengalami koreksi, yakni -0,42% dan -1,61%. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Pada perdagangan hari ini penguatan terhadap indeks tersebar di banyak emiten.

Konflik yang dimulai sejak akhir Februari itu telah menewaskan ribuan orang, mengganggu pasokan energi global, dan meningkatkan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi dunia.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

Tercatat Amman Mineral (AMMN) menjadi pendorong utama melalui bobot 8,01 poin.

Emiten milik Toto Sugiri ini mengalami koreksi 7,44% ke level 183.900 melalui volume penjualan yang relatif tipis. 

DCII membebani IHSG sebesar 15,03 poin.

Menurut militer AS, serangan itu bertujuan melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Sementara itu, negosiator utama Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan negaranya sedang menghadapi “perang eksistensial” melalui Amerika dan menyatakan keamanan Iran bergantung pada pengaturan di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang pembangkit listrik, jembatan, hingga fasilitas energi Iran jika Teheran tidak kembali ke meja perundingan.

Nilai transaksi siang ini mencapai Rp 7,51 triliun, melibatkan 15,55 miliar saham dalam 1,42 juta kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, mayoritas sektor berada di zona hijau.

Kemudian diikuti oleh Bank Mandiri (BMRI) 5,72 poin. 

Sisanya, tersebar nyaris rata di antara delapan emiten lain yang masuk dalam top movers, seperti BBRI, ASII, hingga BBNI. 

Kendati sentimen positif tersebar cukup rata, ada satu emiten yang mengganjal laju IHSG, yakni DCI Indonesia (DCII).

Harga minyak Brent pun ditutup di level tertinggi dalam satu bulan, yakni US$84,95 per barel.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah menyerang sistem pertahanan pantai serta lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Greater Tunb.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi 1 naik 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,46 hari ini, Kamis (16/6/2026).

Sebanyak 339 naik, 267 turun, dan 359 tidak bergerak.

Operasi militer yang berlangsung membuat kapal-kapal tidak dapat melintasi jalur yang sebelumnya dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia.

IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751281, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260716120104-17-751281/ihsg-menuju-level-6100-sesi-1-naik-037’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 16 July 2026 12:35 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Sementara, emiten lain yang berada di dalam top laggards, seperti VKTR hingga CMRY relatif tidak menghambat laju IHSG secara signifikan. 

Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar global dan domestik tengah mencerna rilis serangkaian indikator makroekonomi esensial yang dipublikasikan pada hari Rabu kemarin.

Terdapat pergeseran sentimen yang signifikan setelah data menunjukkan perlambatan tak terduga pada laju pertumbuhan ekonomi China, yang berpadu melalui mendinginnya inflasi di tingkat produsen Amerika Serikat.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia juga merilis data utang luar negeri yang memberikan kepastian terkait stabilitas makroekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.

Memasuki perdagangan hari ini, fokus para investor akan langsung tertuju pada rilis data konsumsi dan pasar tenaga kerja Amerika Serikat, serta menanti data inflasi dari kawasan Eropa pada penutupan pekan besok.

Baca: Emiten Bakrie (ENRG) Suntik 3 Anak Usaha Rp1,16 T, Duitnya Buat Ini

Dalam perkembangan lain, Amerika Serikat (AS) menyerang sistem pertahanan pantai dan lokasi rudal Iran pada Rabu setelah kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebagai balasan, Iran mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi regional dan menyatakan tengah menghadapi “perang eksistensial” melawan AS.

Eskalasi terbaru terjadi hanya beberapa hari setelah gencatan senjata yang rapuh runtuh.

Permusuhan meningkat sejak Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Sabtu malam.

Iran juga mengancam menutup jalur ekspor energi lain, termasuk memberi sinyal kemungkinan mengganggu pelayaran di Selat Bab el-Mandeb melalui kelompok Houthi di Yaman.

Iran menegaskan saat ini tidak memiliki rencana melanjutkan perundingan dan memilih fokus pada pertahanan, meski tetap membuka peluang diplomasi di masa mendatang.

Analisis mendalam tentang IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *