Taspen Raup Laba Rp 1,04 Triliun di 2025

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Taspen Raup Laba Rp 1,04 Triliun di 2025 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Selanjutnya deposito mencapai Rp43,91 triliun atau 16,27%, obligasi, sukuk, MTN dan EBA sebesar Rp12,74 triliun atau 4,72%, reksa dana Rp10,16 triliun atau 4,06%, saham Rp8,08 triliun atau 2,99%, serta investasi langsung Rp0,93 triliun atau 0,34%.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260526144409-19-738152/videoharga-batu-bara-ambruk-bumn-khusus-ekspor-ri-jadi-sorotan-dunia”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/738152?comscore=off”,”time”:574,”title”:”Video:Harga Batu Bara Ambruk, BUMN Khusus Ekspor RI Jadi Sorotan Dunia”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/27/kredit-bank-dalam-negeri-mahal-pengusaha-kapal-niaga-mengeluh-1779861945871_169.png”}]’); Next Article Bos Taspen Buka Suara Soal Kasus Penipuan Investasi Bank Mantap

Adapun rasio klaim JKM terus menurun menjadi 64% pada 2025 dibandingkan 69% pada 2024 dan 84% pada 2023.

Baca: Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

“Artinya dari 100 rupiah premi yang masuk ke Taspen, kita bayar keluar 264.

Taspen Raup Laba Rp 1,04 Triliun di 2025 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749109, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708122637-17-749109/taspen-raup-laba-rp-104-triliun-di-2025’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 08 July 2026 13:55 Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Taspen (Persero) mencatatkan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,044 triliun pada 2025, atau turun dibandingkan Rp1,242 triliun pada 2024.

Itu menambalnya adalah pakai hasil investasi,” kata Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Imbal hasil investasi (yield on investment/YOI) juga menunjukkan tren positif sejak tahun 2023 tercatat sebesar 7,29%, meningkat menjadi 7,66% pada 2024 dan kembali naik menjadi 8,21% pada 2025.

Dari sisi pengelolaan program THT, JKK, dan JKM, total aset Taspen meningkat menjadi Rp156,79 triliun pada 2025, dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp149,55 triliun Selama periode tersebut, aset tumbuh melalui compound annual growth rate (CAGR) sebesar 2,91%.

Pada pengelolaan Dana Akumulasi Iuran Pensiun (AIP), kinerja juga tumbuh signifikan.

Untuk program JKK, rasio klaim meningkat menjadi 28% dari sebelumnya 20% pada 2024 dan 21% pada 2023.

Pendapatan perusahaan berasal dari iuran dan premi sebesar Rp7,736 triliun, hasil investasi Rp9,872 triliun, serta pendapatan lain sebesar Rp1,863 triliun.

Adapun capaian laba 2025 tersebut setara melalui 123,84% dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, laba dari pengelolaan program Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) mencapai Rp1,04 triliun pada 2025, atau lebih rendah dibandingkan laba 2024 yang sebesar Rp1,24 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Rasio klaim untuk program THT berada di level 264% pada 2025, naik dibandingkan 256% pada 2024.

Nilai aset meningka Rp250,68 triliun pada 2024 menjadi Rp286,24 triliun pada 2025.

ini nih, ada kalau bahasa orang Betawinya tuh bocos gitu lho.

Imbal hasil investasi AIP juga mengalami peningkatan dari 7,28% pada 2024 menjadi 7,38% pada 2025.

Dari sisi portofolio investasi program THT, JKK, dan JKM, mayoritas dana ditempatkan pada Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp56,35 triliun atau 47,84% dari total portofolio, deposito 18,63% atau Rp21,94 triliun, reksa dana sebesar 10,79% atau Rp12,71 triliun.

Selain itu, obligasi, sukuk, medium term notes (MTN), dan efek beragun aset (EBA) sebesar 9,56% atau Rp11,26 triliun, saham sebesar 6,90% atau Rp8,13 triliun, serta investasi langsung lainnya sebesar 6,28% atau Rp7,40 triliun.

Sementara untuk Program THT, komposisi investasi terdiri atas SBN sebesar Rp55,27 triliun atau 48,46%, deposito Rp19,52 triliun atau 17,11%, reksa dana Rp12,71 triliun atau 11,14%, obligasi, sukuk, MTN, dan EBA Rp11,05 triliun atau 9,68%, saham Rp8,13 triliun atau 7,12%, serta investasi langsung lainnya Rp7,40 triliun atau 6,49%.

Adapun portofolio Dana AIP lebih didominasi oleh SBN melalui nilai Rp193,37 triliun atau 71,62%.

Pertumbuhan aset AIP tersebut mencatatkan CAGR sebesar 11,49%.

Analisis mendalam tentang Taspen Raup Laba Rp 1,04 Triliun di 2025 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *