Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jawab Isu Bank Asing Tarik Dana dari RI, OJK: Dilebih-lebihkan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Menurutnya, aksi “cashed out” yang dilakukan bank-bank asing itu adalah proses pengiriman imbal hasil dari entitas di RI kepada kantor induk di luar negeri.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Komisi XI DPR RI dan OJK Rapat Tertutup Soal Perbankan, Bahas Apa?
Ia kemudian menegaskan komitmen bank asal Inggris terhadap Indonesia tidak luntur.
Sementara itu, laporan keuangan tahunan 2025 Citi Indonesia mencatatkan remitansi laba sebesar Rp2,44 triliun.
Jawab Isu Bank Asing Tarik Dana dari RI, OJK: Dilebih-lebihkan Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749178, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260708150938-17-749178/jawab-isu-bank-asing-tarik-dana-dari-ri-ojk-dilebih-lebihkan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 08 July 2026 16:02 Foto: Anggota Dewan Komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Ex-officio OJK Dian Ediana Rae di acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024 di Hotel St Regis, Jakarta, Selasa, (20/2/2024).
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa penarikan dana bank-bank asing dari entitasnya di Indonesia sudah sesuai hukum dan aturan yang berlaku.
Indonesia (Citi Indonesia) menunjukkan adanya distribusi laba kepada kantor pusat sepanjang 2025.
Itu sesuatu yang normal, normal saja,” tegas Dian.
Sebelumnya, pada laporan tanggal 29 Juni 2026, Bloomberg melaporkan unit usaha Citigroup Inc., Standard Chartered Plc., dan HSBC Holdings Plc menarik total Rp11,5 triliun dalam dua tahun terakhir.
Namun, pada saat yang sama keduanya juga masih mencatat kenaikan saldo laba yang belum dipindahkan ke kantor pusat.
Standard Chartered Indonesia, mencatatkan pemindahan laba ke kantor pusat sebesar Rp388 miliar, melalui saldo laba yang belum diremitansikan sebesar Rp967,6 miliar, naik dari Rp442,4 miliar pada tahun sebelumnya.
Head of Corporate Affairs, Brand & Marketing, Standard Chartered Indonesia, Puni Anjungsari, mengatakan pihaknya mengetahui adanya laporan Bloomberg tersebut.
Indonesia disebut memiliki peluang yang tepat untuk pertumbuhan kawasan.
“Seiring kawasan menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya, HSBC berada pada posisi yang unik untuk menghubungkan ambisi industrial Indonesia melalui modal global.
Faktor penyebabnya adalah kan namanya orang namanya investasi duit gede di sini terus ada untung, ya boleh dong,” terang Dian saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (8/7/2026).
Ia menekankan bahwa aturan perundang-undangan juga memperbolehkan aksi tersebut. yang mengakibatkan Kalau orang yang investasi di Indonesia, dia mengirimkan balik keuntungannya, ya itu kan sesuatu keharusan ya, maksudnya sesuatu yang wajar ya dilakukan
“Nggak, itu sebenarnya terlalu dilebih-lebihan ya.
Sepanjang 2025, HSBC membagikan dividen tunai senilai sekitar Rp2,95 triliun, terdiri atas dividen tunai tahunan Rp1,32 triliun dan dividen tunai khusus Rp1,64 triliun.
Laporan tahunan perseroan menunjukkan dividen khusus tersebut berasal dari laba ditahan, sementara dividen tahunan merupakan penggunaan saldo laba tahun 2024 yang telah disetujui pemegang saham.
Mengenai penarikan dana ini, perwakilan HSBC Indonesia merespons melalui mengatakan bahwa penarikan ini seiring dengan kawasan Asia yang sedang menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya.
Itu aja saya kalau menurut saya,” tutur Dian.
Ia menekankan bahwa aksi penarikan seperti itu sudah lumrah dilakukan.
“Jadi kalau itu sebetulnya suatu yang normal dari dulu ya, semenjak mereka investasi di semenjak tahun berapa, tahun 1960-an juga ada kan yang sudah berdiri di kita.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah bank asing (termasuk Citigroup, HSBC, dan Standard Chartered) telah menarik total Rp11,5 triliun dalam dua tahun terakhir dari RI.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menilai laporan itu “melebih-lebihkan” dan tidak tepat.
Dian mengatakan hal itu diatur di Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar.
“Yang tidak boleh itu kalau dia melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum, melakukan transaksi-transaksi yang tidak bener gitu kan, untuk, untuk mengirimkan keluar,” pungkasnya.
Dian menyebut aksi remitansi yang dilakukan oleh para bank-bank asing itu sudah sesuai melalui peraturan, kapan, tahapan, dan nominal penarikannya sudah mendapat izin dari OJK.
“Ya, jadi nggak ada sesuatu yang aneh sebetulnya.
Ia menjelaskan, remitansi yang dirujuk dalam artikel tersebut berasal dari laba pada tahun-tahun sebelumnya dan merupakan proses distribusi laba Standard Chartered yang dilakukan secara rutin.
Menurut Puni, seluruh remitansi dilakukan sesuai melalui ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia dan telah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan OJK.
Perwakilan dari Citi Indonesia juga menolak untuk berkomentar.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260706161215-19-748441/video-jurus-cari-cuan-investasi-saat-ihsg-rupiah-hadapi-tekanan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748441?comscore=off”,”time”:489,”title”:”Video: Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/06/jurus-cari-cuan-pasar-keuangan-ri-saat-ihsg-rupiah-hadapi-tekanan-1783329538198_169.png”}]’); Next Article OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi
Kami akan terus memprioritaskan fokus pada peluang pertumbuhan ini,” kata perwakilan HSBC Indonesia kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu, laporan tahunan Standard Chartered Indonesia dan Citibank N.A.
Faktor penyebabnya adalah kekhawatiran atas arah kebijakan negara.
Bank-Bank Asing Buka Suara
Jika menilik laporan keuangan tahun lalu saja, PT Bank HSBC Indonesia mendistribusikan laba kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. yang mengakibatkan Jumlah itu melebihi akumulasi laba mereka pada periode yang sama
Menurut sumber dalam laporan tersebut, penarikan dana tersebut dilakukan
Bank asal Amerika Serikat itu juga membukukan unremitted profit sebesar Rp10,17 triliun, meningkat dari Rp10,05 triliun pada akhir 2024.
Mengenai hal ini, CEO Citi Indonesia sekaligus Chairman Perhimpunan Bank-Bank Internasional Indonesia (Perbina), Batara Sianturi tidak segera menjawab pertanyaan CNBC Indonesia.
Analisis mendalam tentang Jawab Isu Bank Asing Tarik Dana dari RI, OJK: Dilebih-lebihkan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
