Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

PMMP membukukan rugi bersih US$38,02 juta, membengkak dibanding rugi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$15,26 juta.

Kondisi tersebut membuat perseroan mencatat defisiensi modal (ekuitas negatif) sekitar US$36,40 juta, yang mencerminkan kewajiban perusahaan telah melebihi nilai aset yang dimiliki.

Likuiditas perusahaan juga berada di bawah tekanan.

Harapan Bangsa Kita atau dikenal melalui GK Hebat merupakan perusahaan milik Kaesang Pangarep.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260707124550-19-748732/video-mengekor-rupiah-yang-menguat-ihsg-melesat-dekati-level-6000″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748732?comscore=off”,”time”:321,”title”:”Video: Mengekor Rupiah Yang Menguat, IHSG Melesat Dekati Level 6.000″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/07/rupiah-menguat-ihsg-ikut-melesat-dekati-level-6000-1783407736610_169.png”}]’); Next Article PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

Akumulasi defisit pun meningkat menjadi sekitar US$117,24 juta.

Di sisi neraca, total liabilitas PMMP mencapai sekitar US$257,13 juta, melampaui total aset sebesar US$220,73 juta.

Sejak 2024 hingga saat ini, perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 37 karyawan staf dan 79 karyawan harian, sementara 82 staf lain mengundurkan diri.

Tekanan tersebut tercermin dalam laporan keuangan perseroan per 30 September 2025.

Faktor penyebabnya adalah alasan pribadi. yang mengakibatkan Panca Mitra Multiperdana Tbk selama 12 tahun terakhir,” tulisnya, Rabu (25/2/2026).

Baca: Direktur Pemasaran Emiten Udang Kaesang (PMMP) Mengundurkan Diri

Patrick mengungkapkan bahwa dirinya telah mempertimbangkan dengan matang keputusannya tersebut dengan alasan pribadi yang tidak dapat disebutkan.

“Saya telah mempertimbangkan keputusan ini dengan matang dan mengundurkan diri

Utang Numpuk, Direksi Resign Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 748867, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260707162537-17-748867/emiten-udang-kaesang–pmmp–krisis-utang-numpuk-direksi-resign’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 07 July 2026 16:39 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Surat permohonan pengunduran diri Patrick disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan terhitung efektif sejak tanggal 25 Februari 2026.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk bekerja dan berkembang di PT.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia –ย Emiten udang yang terafiliasi Kaesangย Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) tengah menghadapi tekanan keuangan berat.

Berdasarkan jawaban perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), outstanding kredit PMMP di Bank Permata mencapai US$53,12 juta ditambah fasilitas dalam rupiah sebesar Rp5,49 miliar.

dapat terus maju dan sukses di masa yang akan datang.

Saldo kas dan bank pada akhir September 2025 hanya sekitar US$188.703, sementara pinjaman bank jangka pendek mencapai US$193,35 juta.

Sebagai upaya memperbaiki kondisi keuangan, PMMP berencana melakukan rights issue serta mengonversi sebagian utang menjadi saham guna mengembalikan struktur permodalan menjadi positif.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Direktur Pemasaran PMMP Patrick Djuandaย juga telah mengundurkan diri jabatannya.

Saya akan menyelesaikan semua tanggung jawab dan kewajiban terkait handover pekerjaan sesuai melalui kebijakan perusahaan hingga tanggal efektif pengunduran diri saya,” tutupnya.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026 penerima manfaat terakhir PMMP adalah Soesilo Soebardjo.

Secara langsung dia menggenggam saham PMMP sebesar 22,41% dan melalui PT Tiga Makin Jaya 34,7%.

Selain itu PT Harapan Bangsa Kita tercatat memiliki 7,27%.

Dalam penjelasannya kepada BEI, manajemen mengungkapkan saat ini hanya satu unit pabrik di Situbondo yang masih beroperasi.

Kendala terbesar perusahaan adalah keterbatasan modal kerja, melalui kebutuhan tambahan modal kerja diperkirakan mencapai US$15 juta agar kegiatan operasional dapat berjalan optimal.

Efisiensi telah dilakukan melalui pengurangan tenaga kerja.

Produsen udang beku tersebut kini hanya mengoperasikan satu pabrik akibat kekurangan modal kerja, sementara restrukturisasi utang melalui sejumlah kreditur masih berlangsung.

Di tengah kondisi tersebut, PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi kreditur dengan eksposur terbesar kepada PMMP.

Dengan asumsi kurs Rp18.027 per dolar AS, total eksposur Bank Permata mencapai sekitar Rp963 miliar atau nyaris Rp1 triliun.

Tak hanya Bank Permata, PMMP juga masih memiliki pinjaman kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank SMBC Indonesia Tbk, PT Bank Maspion Indonesia Tbk, serta PT Bank Resona Perdania.

Baca: Kesulitan Bayar Utang, Emiten Afiliasi Kaesang Jual Aset Rp135 Miliar

Perseroan menyebut restrukturisasi melalui Bank Permata telah memiliki perjanjian kredit, sementara restrukturisasi dengan kreditur lainnya masih menunggu hasil komite masing-masing bank.

Sementara itu kondisi operasional PMMP juga menunjukkan tekanan yang tidak ringan.

Analisis mendalam tentang Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *