IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah nilai ekspor tercatat US$23,20 miliar, sementara impor mencapai US$24,81 miliar.

Defisit ini menjadi yang pertama sejak April 2020. yang mengakibatkan Defisit terjadi

Saat itu, neraca perdagangan Indonesia juga defisit sebesar US$0,38 miliar.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat inflasi di Indonesia sebesar 0,44% secara bulanan atau month to month (mtm) pada Juni 2026.

Adapun, inflasi tahun kalender mencapai 1,79% dan inflasi tahunannya sebesar 3,34%.

Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu lebih tinggi dibanding kondisi Mei 2026 yang mengalami inflasi 0,28% mtm.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260702103339-19-747438/videoihsg-menguat-lebih-1-saat-rupiah-melemah-dekati-rp-18000-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747438?comscore=off”,”time”:301,”title”:”Video:IHSG Menguat Lebih 1% Saat Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.000/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/02/ihsg-menguat-lebih-dari-1-saat-rupiah-masih-melemah-dekati-rp-18000usd-1782963581962_169.png”}]’); Next Article Potret IHSG Mendadak Ambruk!

Indeks masih berupaya untuk kembali ke level 6.100-6.200 area resistance kuat sebelumnya. 

Mengutip Refinitiv, pergerakan IHSG hari ini ditopang oleh emiten bank jumbo.

Nilai transaksi pada akhir sesi 1 hanya Rp 6,49 triliun melalui pergerakan 12,4 miliar saham.

Hingga akhir sesi 1, IHSG bertengger di level 5.792,17, naik 1,7% atau 97,05 poin. 

Tercatat ada 458 emiten atau nyaris separuh dari total perusahaan tercatat di Bursa berada di zona hijau. Hanya sekitar 19% emiten yang melemah dan sisanya atau 318 stagnan. 

Kendati demikian pasar masih relatif sepi.

IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747468, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260702120956-17-747468/ihsg-sesi-1-naik-17-nyaris-separuh-emiten-di-zona-hijau’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 02 July 2026 12:30 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Investor tercatat melakukan transaksi sebanyak 913.300 kali. 

Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 0,92% ke level 5.695,12.

BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI kompak berada di dalam daftar top movers dengan bobot yang terbilang signifikan. 

Selain itu emiten konglomerat Prajogo Pangestu, yakni BRPT dan BREN juga mendorong IHSG dengan bobot yang besar. 

Sementara itu, memasuki hari kedua semester II-2026, pasar keuangan Indonesia akan dihadapkan pada sejumlah sentimen, mulai dari data ekonomi hingga pidato chaiirman The Fed Kevin Warsh.

Baca: EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

Defisitnya neraca dagang, ambruknya PMI Manufaktur, naiknya inflasi serta pandangan The Fed yang masih hawkish bisa menjadi tekanan bagi rupiah hingga IHSG hari ini.

Neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$1,61 miliar pada Mei 2026.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut bergerak naik hari ini, Kamis (2/6/2026).

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *