Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US$70,82 per Barel yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dalam kurun kurang dari dua pekan, Brent telah anjlok sekitar 12% dari posisi US$80,57 per barel pada 19 Juni, sedangkan WTI terkoreksi hampir 11,6% dari US$76,60 per barel.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Tekanan terhadap harga minyak muncul setelah pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Doha berakhir melalui hasil yang dinilai positif.
//
Pemerintah Qatar mengungkapkan kedua negara berhasil mencapai kemajuan dalam negosiasi yang berfokus pada Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang sebelum pecahnya konflik menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Selama dua hari perundingan, kedua pihak membahas kelancaran lalu lintas maritim serta pencairan dana milik Iran yang sempat dibekukan.
Reuters menyebut kenaikan kuota produksi untuk Agustus berpotensi mencapai sekitar 188.000 barel per hari, sama seperti tambahan produksi pada Juni dan Juli.
Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US$70,82 per Barel Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747429, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260702095822-17-747429/harga-minyak-terus-anjlok-kini-di-level-us-7082-per-barel’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 02 July 2026 10:25 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali tertekan pada perdagangan Kamis (2/7/2026) pagi, memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.55 WIB, harga minyak Brent berada di US$70,82 per barel, turun 1,05% dibanding penutupan sebelumnya.
Pelaku pasar pun mulai mengalihkan perhatian pada potensi kelebihan suplai, terlebih ketika negara-negara produsen yang tergabung dalam OPEC+ diperkirakan kembali meningkatkan target produksi pada pertemuan Minggu mendatang.
CNBCΒ Indonesia
(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260619112737-19-744009/video-harga-minyak-merosot-10-harga-emas-turun-ke-bawah-usd-4200-oz”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744009?comscore=off”,”time”:212,”title”:”Video: Harga Minyak Merosot 10%-Harga Emas Turun ke Bawah USD 4.200/Oz”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/19/harga-minyak-merosot-10-harga-emas-turun-ke-bawah-usd-4200oz-1781843745964_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Menguat Lagi, Pasar Pantau Perkembangan Selat Hormuz
Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di US$67,74 per barel, melemah 1,22%.
Prospek tambahan pasokan tersebut memperkuat tekanan jual di pasar minyak, terlebih persaingan memperebutkan pangsa pasar diperkirakan semakin ketat setelah Selat Hormuz kembali terbuka.
Dari Amerika Serikat, data persediaan minyak sebenarnya masih memberi sedikit penopang.
Namun penurunan tersebut lebih kecil dibanding ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penyusutan 4,5 juta barel.
Energy Information Administration (EIA) melaporkan stok minyak mentah AS turun 3,8 juta barel menjadi 408,4 juta barel pada pekan lalu, level terendah sejak September 2018.
Di saat yang sama, arus kapal tanker mulai pulih menuju tingkat sebelum konflik setelah sempat terganggu akibat saling serang pada akhir pekan lalu.
Pulihnya aktivitas ekspor dari kawasan Teluk memicu ekspektasi bahwa pasokan minyak global akan semakin longgar.
Analisis mendalam tentang Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US$70,82 per Barel akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
