Perusahaan Grup Djarum (BACH) Mau IPO, Tawarkan Saham Rp400-Rp500

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Perusahaan Grup Djarum (BACH) Mau IPO, Tawarkan Saham Rp400-Rp500 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Perusahaan Grup Djarum (BACH) Mau IPO, Tawarkan Saham Rp400-Rp500 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744832, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260623070311-17-744832/perusahaan-grup-djarum–bach–mau-ipo-tawarkan-saham-rp400-rp500’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 23 June 2026 08:20 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan calon emiten baru.

Namun, struktur tersebut belum menjadi komposisi final lantaran GTP telah menyatakan akan mengeksekusi hak opsi untuk membeli 1,04 miliar saham milik BMSI.

Setelah transaksi tersebut rampung, GTP akan menguasai 51% saham BACH dan menjadi pemegang saham pengendali, sementara kepemilikan BMSI turun menjadi sekitar 26,81%.Β 

Sebagai informasi, GTPΒ adalah perusahaan milik PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang dikendalikan oleh kelompok usaha Djarum.Β 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260619172445-19-744161/video-berusia-35-tahun-produsen-nata-de-coco-siap-ramaikan-ipo-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744161?comscore=off”,”time”:497,”title”:”Video: Berusia 35 Tahun, Produsen Nata De Coco Siap Ramaikan IPO 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/19/19062026-vod-dialog-closing-bell-19062026-seg-2-1781865124053_169.png”}]’); Next Article Baru IPO Bulan Lalu, WBSA Udah Masuk Daftar Saham HSC Bursa

Sebelum IPO, PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) tercatat sebagai pemegang saham terbesar melalui kepemilikan 61,55%, sementara PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) menggenggam 30% saham perseroan.

Setelah IPO, porsi kepemilikan BMSI akan terdilusi menjadi sekitar 52,32% dan GTP menjadi 25,49%, sedangkan masyarakat akan menguasai 15,06% saham perseroan.

Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar hingga Rp307,5 miliar dari aksi korporasi ini.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 22-24 Juni 2026.

Sekitar Rp91,02 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman kepada PT Bank Permata Tbk, sementara sisanya sekitar Rp213,48 miliar dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional dan pembayaran kepada pemasok.

Baca: Nitrasanata Dharma (JECX) Mau IPO, Tawarkan Rp1.200-Rp1.400 per Saham

BACH saat ini menjalankan dua lini bisnis utama, yakni penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi.

Harga penawaran berada di kisaran Rp400-Rp500 per saham.

Penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO ini adalah PT Erdikha Elit Sekuritas.

Perseroan mengungkapkan, dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan modal kerja.

Perseroan menilai kedua sektor tersebut masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif seiring meningkatnya kebutuhan pasokan listrik cadangan dan ekspansi infrastruktur digital di Indonesia.

Yang menarik, IPO ini juga berlangsung di tengah perubahan struktur kepemilikan perusahaan.

Adapun pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 7 Juli 2026.

PT Bach Multi Global Tbk (BACH), perusahaan yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO).

Berdasarkan prospektus awal yang diterbitkan perseroan, BACH menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Analisis mendalam tentang Perusahaan Grup Djarum (BACH) Mau IPO, Tawarkan Saham Rp400-Rp500 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *