Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744874, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260623084241-17-744874/breaking-news-dolar-as-naik-ke-rp17850-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 23 June 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (23/6/2026).

Tujuan akhirnya adalah memperkuat stabilitas kurs rupiah dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

“Jangan dolar base saja, tapi ke yuan base kan sama besarnya itu negara kan, dia kedua terbesar di dunia dan kita punya bilateral swap agreement melalui China, local currency transaction, katanya BI dengan di sana.

Dampak dari hal tersebut adalah tekanan inflasi ikut mereda dan menahan penguatan dolar AS lebih lanjut.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penerbitan Panda Bond akan turut memperkuat nilai tukar rupiah ke depan. akibat Meredanya kekhawatiran pasokan membuat harga minyak turun,

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (22/6/2026), rupiah ditutup melemah 0,28% ke posisi Rp17.825/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,02% ke level 101,040.

Kondisi ini terjadi di tengah indeks dolar AS yang terus menguat.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah melalui terdepresiasi ke level Rp17.850/US$ atau melemah sebesar 0,14%.

Faktor penyebabnya adalah skema penerbitannya akan menggunakan Local Currency Transaction (LCT), sehingga tidak memerlukan konversi ke dolar AS.

“Saya lagi pikir juga mungkin nanti penerbitan Panda Bond kita pakai LCT saja di mana mereka cuma bayarnya pakai yuan, bank central di sana sama di sini atur, pokoknya saya terima rupiah, jadi saya tidak terpengaruh fluktuasi atau tekanan dari dolar,” kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurut Purbaya, Panda Bond menjadi strategis karena menjadi bagian dari upaya diversifikasi surat utang pemerintah. yang mengakibatkan Hal ini

Jadi melalui cara itu tekanan ke rupiah akan melemah secara signifikan,” papar Purbaya.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Breaking News: Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.845

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan pada perdagangan sebelumnya, ketika DXY menguat 0,17%.

Baca: Momen Purbaya Bingung Rupiah Anjlok Tapi Rapor Ekonomi RI Oke

//

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS bergerak menguat seiring masih adanya kekhawatiran pasar terhadap potensi suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama di Amerika Serikat.

Bahkan, sebagian pejabat The Fed masih memperkirakan adanya potensi kenaikan suku bunga pada rapat berikutnya.

Meski demikian, penguatan dolar AS masih tertahan oleh perkembangan positif dalam negosiasi Amerika Serikat dan Iran.

Di Swiss, perundingan tingkat tinggi AS-Iran disebut berakhir cukup positif meskipun sempat diwarnai sejumlah gangguan.

Kondisi ini muncul setelah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%.

Selain itu, proyeksi suku bunga terbaru The Fed atau dot plot juga mengindikasikan peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama.

Sebelumnya, AS dan Iran telah menandatangani memorandum of understanding berisi 14 poin, termasuk komitmen untuk menjalankan masa gencatan senjata selama 60 hari guna membahas jalan keluar konflik.

Sebagai bagian dari kesepakatan awal, AS sepakat mencabut blokade laut terhadap Iran.

Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *