Dibandingkan Dengan 1MDB, Danantara: Risiko BUMN dan Investasi Terpisah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dibandingkan Dengan 1MDB, Danantara: Risiko BUMN dan Investasi Terpisah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kedua, Danantara Investment Management yang berperan sebagai lengan investasi untuk menempatkan dana pada proyek-proyek produktif.

“Danantara Asset Management sebagai konsolidator BUMN-BUMN, dan Danantara Investment Management sebagai investment arm-nya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, sumber dana yang digunakan untuk investasi bukan berasal dari aset pokok BUMN, melainkan dari dividen yang dihasilkan perusahaan-perusahaan negara yang berada di bawah pengelolaan Danantara Asset Management.

“Yang diinvestasikan adalah dividen.

Pertama, Danantara Asset Management yang berfungsi sebagai konsolidator dan pengelola portofolio BUMN.

Karena kunci yang diinvestasikan adalah hasil pengelolaan BUMN-nya,” tutupnya.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260526144409-19-738152/videoharga-batu-bara-ambruk-bumn-khusus-ekspor-ri-jadi-sorotan-dunia”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/738152?comscore=off”,”time”:574,”title”:”Video:Harga Batu Bara Ambruk, BUMN Khusus Ekspor RI Jadi Sorotan Dunia”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/27/kredit-bank-dalam-negeri-mahal-pengusaha-kapal-niaga-mengeluh-1779861945871_169.png”}]’); Next Article Dony Oskaria Beberkan Perubahan Pengelolaan BUMN Setelah Ada Danantara

Pengelolaan BUMN ini menjadi kata kunci utama untuk keberlanjutan Danantara.

Namun, ia menegaskan Danantara telah didesain melalui mekanisme tata kelola yang berbeda melalui pemisahan fungsi pengelolaan aset dan investasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

“Dari awal mendesain Danantara, (kita) itu sudah berpikir harus terjadi pemilahan risiko antara pengelolaan BUMN dengan investasi.

Karena yang namanya investasi itu bisa gagal, bisa menghasilkan,” kata Dony, seperti dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jumat (12/6/2026).

Ia memaparkan, tanpa pemisahan tersebut, kegagalan investasi berpotensi berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Anda bisa bayangkan kalau kemudian kita berinvestasi dan investasinya gagal, bisa menyeret BUMN-nya.

Jadi, dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management diinvestasikan untuk hal yang produktif, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Dony.

Dengan demikian, Dony menekankan, keberhasilan Danantara sangat bergantung pada kualitas pengelolaan BUMN.

Semakin baik kinerja perusahaan-perusahaan negara, semakin besar pula dividen yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Artinya apa?

Karena itu dari awal kita sudah mendesain itu, kita pecah,” tuturnya.

Dony menjelaskan, Danantara memiliki dua pilar utama.

Kalau kita keliru mengelola BUMN-nya, Danantara-nya pasti gone.

Faktor penyebabnya adalah adanya konsolidasi aset BUMN yang disertai fungsi investasi dalam satu entitas. yang mengakibatkan (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantata (BPI Danantara) menegaskan struktur kelembagaan Danantara dirancang berbeda dengan skema pengelolaan investasi seperti 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjelaskan, sejak awal pembentukan, Danantara telah menerapkan pemisahan tegas antara pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan aktivitas investasi guna memitigasi risiko.

Menurutnya, kekhawatiran sebagian masyarakat yang membandingkan Danantara dengan 1MDB muncul

Dibandingkan melalui 1MDB, Danantara: Risiko BUMN & Investasi Terpisah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 742281, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260612112645-17-742281/dibandingkan-dengan-1mdb-danantara-risiko-bumn-investasi-terpisah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 12 June 2026 12:15 Foto: COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026).

Analisis mendalam tentang Dibandingkan Dengan 1MDB, Danantara: Risiko BUMN dan Investasi Terpisah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *