Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Menurutnya, ada waktu transmisi suku bunga terhadap suku bunga kredit.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Adapun Direktur Utama PT Bank Aladin Syariah Tbk.
718 ,8 triliun atau tumbuh 8,1% secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan melalui pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,8 % yoy.
Sementara itu, data OJK mencatat NIM perbankan per Mei mencapai 4,36%, turun dari akhir tahun lalu sebesar 4,56%.
Baca: Orang Kaya RI Makin Getol Nabung Dolar, Ini Buktinya
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan pihaknya tetap menjaga likuiditas, meski ia mengakui situasi saat ini cukup menantang.
“Pastilah terasa.
Belum lagi, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sempat menghadapi tantangan penarikan saldo anggaran lebih (SAL).
“Itu yang terjadi dan akhirnya memicu bank-bank mengeluarkan suku bunga dan itu semacam lomba-lomba ke atas.
Itu tantangan lah, itu bagian dari seni sebagai bankers kan,” katanya selepas Seminar Nasional & Pelantikan ISEI Jakarta Komisariat PERBANAS, di Perbanas Institute Jakarta, Selasa (28/7/2026).
“Jadi cukup menantang juga, ya itulah bagaimana seorang bankers bisa manage itu.
Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 754450, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728153610-17-754450/bankir-cemas-likuiditas-kering-di-era-suku-bunga-tinggi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 28 July 2026 17:20 Foto: Infografis/ Rekening Orang Indonesia/ Edward Ricardo
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Perbankan menghadapi tantangan likuiditas ketat, di era suku bunga acuan tinggi.
BI Tahan Level Suku Bunga Acuan di 5,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/22/beda-dari-konsensus-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575-1784707218275_169.png”}]’); Next Article Bank BUMN Dapat Suntikan Likuiditas Rp 281 T dari Purbaya
(BANK) Koko Tjatur Rachmadi membenarkan adanya persaingan likuiditas.
Cuma kalau likuiditas ketat emang kita rasakan beberapa minggu atau bulan terakhir ini ya,” pungkas Koko.
Di sisi Bank Pembangunan Daerah (BPD), PT BPD Jawa Timur Tbk.
Jadi melalui adanya perubahan [Gubernur BI] ini, tentunya kita berharap tetap ada likuiditas yang memadai ya, di market,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/7/2026).
Koko yang merupakan Sekretaris Jenderal Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) itu, mengatakan tingginya BI rate pasti akan meningkatkan pembiayaan dan kualitasnya berpotensi mengalami penurunan.
“Tapi kalau di industri perbankan syariah sama di Aladin sendiri masih oke lah.
(BBRI) itu, dalam menindaklanjuti kondisi ini, perbankan tidak bisa serta-merta mengerek naik suku bunga kredit.
Kuncinya bankers kan bagaimana dia bisa manage dari sisi aset maupun dari sisi liability.”
Sebelumnya, di paparan kinerja BTN per semester I-2026, Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu juga berbicara mengenai tantangan likuiditas.
Bahkan, ia mengatakan banyak bank yang mengeluh atas tantangan likuiditas.
“Biaya dana sekarang meningkat, bank-bank mengeluh kekeringan likuiditas.
Seperti diketahui, BI-Rate yang saat ini di level 5,75%, telah naik 100 basis poin sepanjang 2026.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengatakan saat ini biaya pendanaan perbankan sedang meningkat, sebagai imbas dari kebijakan suku bunga acuan serta kebijakan yang terkait melalui program-program pemerintah.
Bank Jatim sendiri perlu menyesuaikan diri.
“Namun alhamdulillah, sejauh ini likuiditas kami masih cukup ample, meski kami menyadari, ke depan akan cukup menantang,” kata Winardi kepada CNBC Indonesia, Selasa (28/7/2026).
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260722143103-19-752931/video-tok-bi-tahan-level-suku-bunga-acuan-di-575″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752931?comscore=off”,”time”:308,”title”:”Video: Tok!
Maka demikian, ia berharap Gubernur BI baru nanti dapat meredakan tantangan ini.
“Kita lihat ya, di market kan likuditas akhir-akhir ini cukup ketat ya, cukup ketat.
Lebih lanjut, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) beberapa bulan ini mengalami perlambatan.
Data Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan DPK pada Juni 2026 tercatat sebesar Rp9.
(BJTM) alias Bank Jatim mengakui adanya kecenderungan kenaikan suku bunga deposito.
Ia mengakui ada persaingan perebutan likuiditas di pasar, yang memicu bank-bank mengerek naik suku bunga tabungan.
Di sisi lain, itu bergantung dengan struktur pendanaan masing-masing bank.
“Yang naik kan deposito yang memang sensitif terhadap pricing,” jelas Hery ditemui di Sentra BRI, Selasa (21/7/2026) lalu.
Menurut Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sedangkan Mudah-mudahan ini segera reda, dan akhirnya kita menciptakan kelonggaran likuiditas,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas)Β Hery Gunardi profitabilitas industri perbankan akan tertekan jika suku bunga acuan bank sentral meningkat.
Baca: Ini Harapan Para Bankir Kepada Sosok Gubernur BI Baru
Dia mengatakan kenaikan BI Rate akan berimbas pada kenaikan suku bunga deposito,
Khususnya terkait pelayanan pada program-program pemerintah,” kata Anggito dalam sambutannya di Seminar Nasional & Pelantikan ISEI Jakarta Komisariat Perbanas, di Perbanas Institute Jakarta, Selasa (28/7/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Ia melanjutkan margin bunga bank (NIM) sekarang tertekan.
Kita juga minta adanya koordinasi bidding-biding yang dilakukan melalui BLU, supaya gak terlalu ditarik ke atas,” tutur Nixon saat paparan kinerja BTN semester I-2026 di Menara BTN 2, Kamis (16/7/2026) lalu.
Ia memandang saat ini justru bank-bank swasta berukuran kecil yang memasang suku bunga tabungan tinggi.
“Yang muncul malah sekarang kalau kita lihat bank-bank swasta kecil, malah bid-nya masih tinggi, itu yang kita rasakan.
Faktor penyebabnya adalah adjustment policy yang memang harus dipastikan dalam jangka menengah. yang mengakibatkan Ini
Analisis mendalam tentang Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
