IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 3%, Bukan Cuma Gara-Gara Saham MSCI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 3%, Bukan Cuma Gara-Gara Saham MSCI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pada perdagangan Senin, IHSG sempat turun lebih dari 4%, tetapi berhasil memangkas koreksi menjadi -1,85% pada penutupan.

Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor berada di zona merah, kecuali kesehatan.

Nilai transaksi mencapai Rp 15,11 triliun, melibatkan 26,12 miliar saham dalam 1,71 juta kali transaksi.ย 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Koreksi tajam IHSG hari ini melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan kemarin.

Faktor penyebabnya adalah FTSE menilai likuiditas saham HSC cenderung memburuk secara material. yang mengakibatkan Kemudian diikuti oleh Chandra Asri (TPIA) -11,16 poin, Amman Mineral (AMMN) -10,63 poin,ย Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin, dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) -9,26 poin.

Sebagai informasi, tiga dari empatย lima tersebut merupakan saham yang didepak dari indeks MSCI.

Adapun tekanan terbesar terhadap IHSG sejak akhir pekan lalu datang dari saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index.

Tekanan IHSG juga ditambah lagi oleh pengumuman dari penyedia indeks global lainnya, FTSE yang ikut buka suara soal masa depan saham-saham RI yang tergabung dalam indeks besutannya.

Baca: Bos OJK Sebut Penurunan IHSG Masih Moderat

Dalam pengumuman terbaru bertajuk “Index Treatment for the June 2026 Index Review” yang dirilis Rabu (13/5/2026), FTSE memberikan sinyal keras terkait potensi penghapusan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Aturan terbaru FTSE diterbitkan menyusul upaya otoritas pasar modal Indonesia dalam meningkatkan transparansi, termasuk publikasi daftar High Shareholding Concentration (HSC).

Dalam dokumen tersebut, FTSE Russell menegaskan bahwa jika sebuah perusahaan menjadi subjek peringatan konsentrasi kepemilikan saham dari otoritas bursa dan keuangan, di mana saham beredar hanya dikuasai segelintir pihak, maka saham tersebut akan didepak dari indeks pada tinjauan berikutnya.

“Untuk memastikan integritas dan replikabilitas indeks, FTSE Russell akan menghapus sekuritas yang terdampak pada harga nol pada tinjauan Juni 2026, efektif mulai pembukaan pasar pada Senin, 22 Juni 2026,” tulis pengumuman resmi tersebut.

Kebijakan “harga nol” ini diambil

Investor institusi pengelola dana indeks (passive fund) dikhawatirkan tidak akan menemukan pembeli (counterparty) yang cukup jika harus keluar dari saham tersebut secara mendadak.

IHSG juga mengalami tekanan seiring melalui melemahnya nilai tukar rupiah.

Bahan baku turun paling dalam, yakni -8,4% seiring melalui koreksi tajam pada saham-saham emiten Prajogo Pangestu.

Ekamasย Mora Republik (MORA) yang turun 11,41% menjadi pemberat utama dengan bobot -13,45 poin.

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 3%, Bukan Cuma Gara-Gara Saham MSCI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735893, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260519122419-17-735893/ihsg-sesi-1-ditutup-turun-3-bukan-cuma-gara-gara-saham-msci’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 19 May 2026 12:51 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia โ€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 melalui penurunan 3,08% pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026).

Indeks turun 202,97 poin ke level 6.396,27 kapitalisasi pasar merosot Rp 402 triliun dibandingkan kemarin menjadi Rp 11.137 triliun.ย 

Sebanyak 639ย emiten mendarat di zona merah, 217 tidak bergerak, dan 103 emiten naik.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, rupiah berada di level Rp17.650/US$ atau melemah 0,06%.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518122132-19-735544/video-rupiah-terlemah-sepanjang-masa-dpr-panggil-dewan-gubernur-bi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735544?comscore=off”,”time”:149,”title”:”Video: Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, DPR Panggil Dewan Gubernur BI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-terlemah-sepanjang-masa-dpr-panggil-dewan-gubernur-bi-1779083188435_169.png”}]’); Next Article Penampakan Dasco, Bos OJK dan Danantara Sidak ke BEI

Rupiah bahkan kembali menembus level psikologis baru.

Merujuk data Refinitiv, per pukulย 12.49 WIB, rupiah melemah 0,51% ke level Rp17.7730/US$.

Pelemahan ini berlanjut setelah rupiah sudah dibuka melemah pada awal perdagangan.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 3%, Bukan Cuma Gara-Gara Saham MSCI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *