Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah alasan keamanan nasional. yang mengakibatkan Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan ikut campur dalam peluncuran model AI kelas Mythos milik Anthropic

Menurutnya, investor terlalu agresif mengerek valuasi perusahaan-perusahaan AI tanpa memperhitungkan berbagai risiko yang ada.

Baca: Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia, IPO SpaceX Terbang

Salah satu posisi terbarunya adalah membeli opsi put pada ETF semikonduktor berkode SOXX yang berisi saham-saham seperti Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD).

Ini bukan kali pertama ia mengambil posisi short terhadap produsen mobil listrik milik Elon Musk tersebut.

Di sisi lain, ia turut memperbesar posisi jual pendeknya terhadap Nvidia yang telah dibangun sejak beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, pada November lalu, Burry mengungkapkan keyakinannya bahwa saham Nvidia dan Palantir akan mengalami penurunan tajam hingga 2027, meski melalui alasan yang berbeda.

Sementara itu, saham Palantir telah terkoreksi sekitar 40%.

Burry maupun perusahaan-perusahaan yang menjadi target posisi short tersebut belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260703150019-19-747873/video-menguat-lebih-dari-2-di-akhir-pekan-ihsg-melaju-ke-5800-an”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747873?comscore=off”,”time”:437,”title”:”Video: Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/03/menguat-lebih-dari-2-di-akhir-pekan-ihsg-melaju-ke-level-5800-1783068350897_169.png”}]’); Next Article Ini Sosok Orang Kaya Baru di Asia, Sukses Kalahkan Mukesh Ambani

Dampak dari hal tersebut adalah berpotensi memicu kejatuhan layaknya gelembung dot-com. akibat Ia menilai Nvidia terlalu bergantung pada skema pembiayaan yang membantu mendanai sejumlah pelanggan besarnya,

Di saat yang sama, biaya penggunaan AI yang lebih murah dari perkiraan juga mulai mendorong perusahaan teknologi seperti Microsoft meluncurkan layanan AI melalui harga yang lebih rendah.

Menurut laporan The Wall Street Journal, kekhawatiran terbaru Burry dipicu oleh rencana dua raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung dan SK Hynix, yang akan menggelontorkan investasi lebih dari US$500 miliar untuk membangun pusat manufaktur chip.

Sementara itu, Palantir dinilai terlalu bergantung pada kontrak pemerintah dan menghadapi risiko tergeser oleh para pesaing.

Saat itu, pandangan Burry menuai kritik.

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747933, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703174334-17-747933/investor-the-big-short-pasang-taruhan-besar-lawan-tesla-nvidia’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 03 July 2026 18:25 Foto: Bendera Amerika ditampilkan di layar di lantai Bursa Saham New York (NYSE) di Kota New York, AS, 22 September 2025.

Taruhan tersebut akan menghasilkan keuntungan apabila ETF itu turun sekitar sepertiga dari level puncaknya pada Maret mendatang.

“Indeks SOXX sendiri merupakan bentuk valuasi berlebihan murni dalam sebuah indeks, bentuk yang jarang terlihat dan tidak pernah mudah dikenali,” ujar Burry.

Selain sektor chip, Burry juga mengambil posisi bearish terhadap Caterpillar.

(REUTERS/Jeenah Moon)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor legendaris Michael Burry kembali memasang taruhan bearish terhadap sejumlah saham yang selama ini menjadi primadona pasar.

Tokoh yang dikenal lewat kisahnya dalam buku dan film The Big Short itu kini membidik Tesla, Caterpillar, Applied Materials, hingga dana indeks (ETF) sektor semikonduktor sebagai target posisi jual pendek (short).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Burry selama beberapa bulan terakhir yang bertaruh bahwa euforia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada akhirnya akan mereda.

Taruhan itu muncul di tengah periode yang krusial bagi industri AI.

Saham Nvidia masih diperdagangkan hanya sekitar 5% di bawah level saat ia pertama kali mengumumkan posisi short tersebut.

Sehari setelah pengumuman tersebut, saham-saham semikonduktor memimpin penguatan indeks Nasdaq.

“Penyebab utama reli hari ini adalah pengeluaran besar yang diumumkan dari Korea.

Meski tidak menjelaskan secara rinci alasannya, alat berat produksi Caterpillar banyak digunakan dalam pembangunan pusat data AI maupun fasilitas manufaktur semikonduktor.

Burry juga kembali bertaruh melawan Tesla melalui menetapkan target harga US$416,22.

Yah, saya melihat itu sebagai awal dari akhir,” tulis Burry melalui akun Substack miliknya, Selasa.

Burry selama ini dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap reli saham AI.

Nvidia membantah adanya persoalan dalam skema pendanaannya, sedangkan CEO Palantir Alex Karp bahkan menyebut Burry “gila” dalam wawancara di CNBC.

Meski demikian, hingga kini prediksi Burry belum sepenuhnya terbukti.

Analisis mendalam tentang Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *