Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Salim sukses terdaftar sebagai orang terkaya di Indonesia.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sedangkan Soeharto juga sukses memegang kuasa di Tanah Air.
Dia segera memerintahkan satpam untuk mempersilahkan massa masuk merusak rumahnya, ketimbang dihadang dan terjadi pertumpahan darah.
“Dalam sekejap, seluruh mobil di garasi terbakar, termasuk juga seisi rumah.
Namun, kejayaan keduanya tiba-tiba hancur sekejap dalam waktu beberapa hari saja pada Mei 1998.
Salim sukses membangun tiga kerajaan bisnis di tiga sektor, antara lain perbankan (Bank Central Asia, BCA), bangunan (Indocement), dan makanan (Bogasari dan Indofood).
Soeharto melindungi Liem dan memastikan bisnisnya berjalan lancar.
Sudirman.
Anthony kala itu sampai tidak berani pulang ke rumah bapaknya di kawasan Roxy.
Dia lantas pergi ke Bandara Halim untuk menuju Singapura memakai pesawat jet pribadi.
Dia takut kalau kantornya bakal bernasib sama seperti rumahnya.
Ratusan orang rela antre berjam-jam untuk menguras seluruh tabungannya.
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735167, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260516080638-17-735167/kisah-robohnya-kerajaan-bisnis-salim-usai-berjaya-3-dekade’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 16 May 2026 09:45 Foto: Infografis/ Salim Grup/ Edward Ricardo
Jakarta, CNBC Indonesia – Sudono Salim atau Liem Sioe Liong merupakan tokoh legendaris dalam dunia bisnis Indonesia yang memiliki riwayat perjalanan usaha sangat panjang.
(Kompas, 15 Mei 1998).
Melihat situasi Jakarta yang sangat parah, Anthony langsung berpikir untuk pergi meninggalkan kantornya.
Munculnya sentimen anti-Soeharto buntut meluasnya krisis ekonomi ke kemelut politik menjadi pukulan telak bagi Salim.
Bisnisnya pun tidak hanya Indofood, tetapi juga merambah sektor migas, konstruksi, dan perbankan.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402111901-19-723488/video-rupiah-sempat-sentuh-17000-perlukah-khawatir”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723488?comscore=off”,”time”:275,”title”:”Video: Rupiah Sempat Sentuh 17.000, Perlukah Khawatir?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/cnbc-indonesia-tv-1775103877992_169.jpeg”}]’); Next Article Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade
Pengambilalihan ini bertujuan untuk menolong BCA agar tidak jatuh terlalu dalam.
Sejak itulah, BCA tidak lagi menjadi milik keluarga Salim.
Sosok pendiri Salim Group ini dikenal memiliki hubungan personal yang erat melalui Presiden Soeharto, sebuah kedekatan yang sudah terjalin bahkan sejak sang presiden masih berpangkat kolonel.
Pada masa awal kemerdekaan, Salim membangun reputasinya sebagai importir cengkeh sekaligus penyedia logistik bagi kebutuhan militer.
Tercatat ada 122 cabang rusak yang terdiri dari 17 kantor terbakar habis, 26 cabang dirusak dan dijarah, dan 75 cabang rusak tetapi tidak dijarah.
BCA menjadi yang terparah.
Sejarawan M.C Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern (2009) menyebut, selama masa krisis nasabah menarik dana secara massal dan besar-besaran.
Pusat distribusinya di Tangerang juga hancur dijarah massa.
Dan tokoh sentral yang melekat melalui deskripsi itu adalah Sudono Salim.
“Perusahaan para cukong dan keluarga Soeharto merupakan sasaran utama pembakaran dan penjarahan.
Mereka ingin masuk ke rumah mewah Liem.
Anthony tak berkutik.
Di jalanan, foto Salim dilempari batu dan dibakar oleh massa yang marah.
Hanya Indocement yang masih bisa bertahan.
Meski begitu, pukulan telak terjadi di kerajaan bisnis sektor perbankan.
Sebab, kerusuhan massa juga menyasar permukiman warga Tionghoa.
Pagi hari pada 14 Mei, Anthony menerima kabar kalau rumah bapaknya didatangi sekelompok pemuda bertampang mengancam, bersenjatakan jerigen bahan bakar, dan perkakas.
Pabriknya di Solo dijarah dan dibakar hingga menelan kerugian Rp 42 miliar.
Faktor penyebabnya adalah kondisi keuangannya semakin berdarah-darah tak tertolong.
Pemerintah lewat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) resmi menjadikan BCA sebagai BTO (Bank Taken Over). yang mengakibatkan Seminggu setelah Soeharto lengser pada 21 Mei 1998, BCA diambil alih oleh pemerintah
Faktor penyebabnya adalah ada stereotip bahwa mereka patut dibenci hanya karena kaya raya dan dekat dengan penguasa Soeharto. yang mengakibatkan Mereka menyasar bangunan dan kendaraan milik orang Tionghoa, bahkan menargetkan orang Tionghoa itu sendiri.
Jemma Purdey dalam Kekerasan Anti-Tionghoa di Indonesia 1996-1999 (2013) menjelaskan munculnya sentimen rasial terhadap Tionghoa disebabkan
Mereka membakar furnitur, mencopot lukisan dan mengobrak-abrik kamar.
Di Jakarta, hanya ada Anthony Salim yang bekerja di Wisma Indocement, Jl.
Rangkaian krisis ini mencapai puncak pada Mei 1998.
Kedekatan melalui Soeharto rupanya menjadi malapetaka bagi Salim saat itu.
Dikhawatirkan, jika Salim berdiam diri di rumahnya, dia bisa terbunuh.
Prediksi itu kemudian benar terjadi.
Lalu, ada 150 ATM yang dirusak dan diambil uang tunainya hingga menelan kerugian Rp 3 miliar.
Selain BCA, Indofood juga mendapat serangan.
Jejaring bisnisnya yang luas menarik perhatian Kolonel Soeharto, yang kemudian berujung pada kerja sama strategis setelah diperkenalkan oleh sepupu Soeharto, Sulardi, selama periode Perang Kemerdekaan antara tahun 1945 hingga 1949.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Penjaga Warung Kelontong di Petojo Kini Kaya Raya Punya 23.000 Toko
“Setelah Soeharto meraih kekuasaan di Indonesia pada pertengahan 1960-an dan menjadi presiden, dia didukung oleh kelompok kroni pengusaha, yang terbesar dan terkuat adalah Liem Sioe Liong,” tulis Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group (2016), dikutip Minggu (3/12/2023).
Keduanya terlibat dalam relasi saling menguntungkan selama tiga dekade.
Dari sanalah, Anthony memantau perkembangan bisnisnya setelah masa-masa sulit itu.
Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto akhirnya lengser, BCA mengalami kerugian paling parah.
Kondisi ini membuat BCA yang tidak lagi dipercaya masyarakat terancam bangkrut.
Rakyat yang mengetahui kedekatan keduanya menjadikan Salim sebagai target sasaran.
Ini terjadi usai unjuk rasa beralih menjadi kerusuhan rasial pada 13 Mei 1998.
Hari itu, Jakarta dan sekitarnya dilanda kerusuhan, penjarahan, dan pembakaran terhadap rumah, bangunan pertokoan dan banyak kendaraan (Kompas, 14 Mei 1998).
Aksi ini dilakukan oleh massa yang sudah terprovokasi.
Richard Borsuk dan Nancy Chng menyebut untuk menghidupi kembali mesin-mesin kekayaannya, Salim hanya mengandalkan Indofood.
Kini, 25 tahun setelah kejadian memilukan itu, bisnis keluarga Salim mulai berjaya.
Namun, itu semua perlahan rontok saat memasuki krisis 1998.
Bank Central Asia milik Liem Sioe Liong merupakan objek serangan utama,” tulis Ricklefs.
Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group (2016), mengungkapkan meski dijadikan target amukan massa, Sudono Salim, istri, dan beberapa anaknya sedang berada di Amerika Serikat menemani Salim yang bakal operasi mata.
Liem lewat kerajaan bisnis Salim Group menyalurkan dana kepada Soeharto, keluarga, dan kroni lainnya.
Alhasil, kedua pihak pun berjaya di jalannya masing-masing.
Bahkan mereka mencoret-coret rumah melalui kata-kata tidak pantas,” tutur Anthony kepada Richard Borsuk dan Nancy Chng.
Setelah beberapa menit melakukan itu, asap hitam dengan cepat membumbung tinggi dari kediaman Salim.
Analisis mendalam tentang Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
