Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Jika tak diambil pemerintah, maka dia kini sudah jadi miliarder dan hidup tak melarat.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Suara Mat Sam ini kemudian disampaikan melalui kuasa hukum yang kemudian diteruskan kepada Presidium Kabinet Ampera, yakni Jenderal Soeharto.
“Berharap pemerintah dapat meninjau kembali persoalan tersebut demi tegaknya kembali keadilan dan kebenaran,” tutur tim kuasa hukum, dikutip Kompas.
Akan tetapi, setelahnya, tak diketahui lagi apakah keadilan Mat Sam diproses pemerintah atau tidak sebab tidak ada catatan sejarah lanjutannya.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260511111232-19-733954/video-jurus-eksportir-udang-amankan-pembeli-as-eropa-saat-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733954?comscore=off”,”time”:353,”title”:”Video: Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/11/jurus-eksportir-udang-amankan-pembeli-as-eropa-tidak-kabur-di-tengah-perang-1778473902105_169.png”}]’); Next Article Pria Ini Hidup Melarat Setelah Temukan Harta Karun Rp36 T di Kalsel
Hari itu, Mat Sam dibantu 4 orang teman sedang bekerja mencari intan.
Proses ini menurut koran tersebut, “bertentangan melalui keinginan para penemu/pemilik.”
Dalam pewartaan Pikiran Rakjat (31 Agustus 1965), intan 166,75 karat itu akan digunakan untuk membangun Kalimantan Selatan, serta dialihkan untuk pembelian teknologi penggalian supaya produksi intan meningkat.
Sampai akhirnya, hitung maju dua tahun kemudian, Mat Sam dan 4 orang temannya memberanikan diri bersuara.
Sangat fantastis.
Tentu saja, wajar apabila Mat Sam bersuara dan memohon keadilan.
Semua orang menduga dirinya bakal kaya raya sebab menemukan harta karun super besar.
Namun, kesenangan itu rupanya hanya sesaat.
Hadiah dari pemerintah faktanya tak kunjung tiba.
Dalam harian Nusantara (15 Agustus 1967), harga emas tahun 1967 berharga Rp230 per gram.
Berarti melalui Rp3,5 miliar bisa membeli 15.217.315 gram emas.
Jika dikonversikan ke masa sekarang dan berpatokan pada harga emas 2026, berarti intan 166,75 karat seharga Rp3,5 M senilai Rp38,04 triliun.
Tak seperti orang lain yang kaya raya usai menemukan harta karun, Mat Sam malah hidup sengsara.
Mat Sam bersaksi intan tersebut sangat bersih dan berwarna biru campur kemerahan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya
Penemuan ini lantas membuat heboh, yang beberapa tahun kemudian diketahui sangat membuat Mat Sam menyesal atas kehebohan ini.
Sebagai penemu intan terbesar, mereka memohon keadilan dan meminta pemerintah menunaikan janjinya.
Sebab, menurut laporan Kompas (11 September 1967), para penemu hidupnya sangat sengsara dalam jeratan penderitaan.
“[…] Penemu/pemilik pertama yang pada dewasa ini hidup dalam ketidakcukupan dan tidak pernah merasakan kenikmatan yang sesungguhnya dari hasil penemuan itu,” tulis Kompas.
Apalagi, intan 166,75 karat itu diketahui berharga Rp3,5 miliar atau berkisar US$248 ribu.
Di tengah pencarian, mereka tak sengaja menemukan intan berukuran berukuran besar.
Faktor penyebabnya adalah intan tersebut hanya sedikit lebih kecil dari “kohinur” (red, berlian India) yang menghiasi mahkota Kerajaan Inggris,” tulis harian Pikiran Rakjat (31 Agustus 1965).
Setelah viral, nama Mat Sam menjadi terkenal. yang mengakibatkan Setelah ditelusuri, temuan intan oleh Mat Sam menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, yakni 166,75 karat.
“Harganya diperkirakan tidak kurang dari puluhan miliar rupiah,
Sebentar lagi dia bisa ibadah haji gratis hadiah dari pemerintah.
CNBC Insight Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735148, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260516011638-17-735148/cerita-harta-karun-rp38-triliun-diambil-penemu-dibiarkan-melarat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 16 May 2026 07:45 Foto: Seseorang memegang berlian seberat 2.492 karat yang ditemukan di negara itu dan dipamerkan di Gaborone, Botswana, Kamis (22/8/2024).
Padahal, dia menemukan harta karun terbesar sepanjang sejarah senilai Rp 38 triliun pada masa sekarang.
Bagaimana bisa?
Kisah tragis Mat Sam bermula pada Kamis 26 Agustus 1965.
Sebagai timbal balik, presiden akan memberi hadiah kepada Mat Sam dan 4 orang temannya itu berupa naik haji gratis.
“Penggali intan dan 4 orang serta istrinya mendapat prioritas untuk menunaikan ibadah haji,” tulis pewarta Pikiran Rakjat.
Jelas, info ini membuat Mat Sam senang bukan kepalang.
(AP Photo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Kisah pendulang intan asal Kampung Cempaka, Kalimantan Selatan, bernama Mat Sam barangkali menjadi anomali.
Temuan intan tak menjadi miliknya, melainkan diambil pemerintah.
Surat kabar Angkatan Bersenjata (11 September 1967) menuliskan, intan tersebut diamankan oleh Pantjatunggal Kabupaten Banjar dan dibawa ke Jakarta untuk diberikan kepada Presiden Soekarno.
Analisis mendalam tentang Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
