Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ada Peran Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pada saat bersamaan, kakek dari Prabowo Subianto ini memang sudah gerak cepat untuk merealisasikan gagasannya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dia dikabarkan sudah mendapat restu dari Sukarno dan Hatta untuk mendirikan bank nasional bernama Bank Negara Indonesia sejak September 1945.
Akibatnya, tugas BNI sebagai bank sentral tidak optimal.
Sekaligus sudah mengurusi yayasan perbankan milik negara bernama Yayasan Poesat Bank Indonesia.
Lantas, tidak perlu menunggu lama lagi, pada 5 Juli 1946 pemerintah resmi mendirikan Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank sentral berdasarkan Perpu No.2 tahun 1946.
Dampak dari hal tersebut adalah tidak perlu membangun lembaga baru dari awal.
Di tengah perdebatan tersebut, situasi semakin memanas setelah Belanda kembali datang ke Indonesia dengan ambisi menguasai kembali tanah air pascakemerdekaan.
“Belanda ingin menghidupkan kembali DJB sebagai bank sentral berdasarkan izin Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada tanggal 2 Januari 1946,” tulis penyusun buku Semarang Sebagai Simpul Ekonomi (2022).
Keberadaan DJB jelas mengancam kedaulatan ekonomi negara. akibat Alasannya, bank tersebut telah lama mengelola sistem keuangan dan memiliki sumber daya manusia berpengalaman
Modal awalnya didapat dari patungan rakyat Indonesia sendiri.
Saat itu BNI juga harus ikut bertempur melawan Belanda di bidang ekonomi yang semakin menggila melalui ekspansi DJB-nya.
dinarpus.banyumaskab)
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank pertama yang berdiri di Indonesia ternyata lahir dari gagasan dua ekonom nasional, yakni Margono Djojohadikusumo dan Soerachman Tjokroadisurjo, tidak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Akibatnya upaya pendirian bank sentral baru semakin tinggi.
Situasi ini membuat pendapat Margono semakin logis.
Faktor penyebabnya adalah operasionalnya mandek.
Di daerah banyak cabang BNI yang tutup dan kekayaannya dirampas Belanda. yang mengakibatkan BNI tidak mampu berbuat apa-apa
Faktor penyebabnya adalah Ini
Menurutnya, sejak era kolonial, Indonesia belum pernah memiliki bank nasional yang benar-benar didirikan oleh rakyat Indonesia. yang mengakibatkan Margono yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung menilai bank sentral harus dibangun dari kekuatan bangsa sendiri, bukan melanjutkan warisan lembaga keuangan asing.
Baca: Tabungan Pensiun Orang Ini Lenyap di Rekening, Ternyata
Bank Indonesia kemudian ditugasi sebagai bank sentral.
Hal ini kian panas ketika BNI menerbitkan uang melalui nama Oeang Republik Indonesia (ORI) untuk menyaingi uang buatan DJB, yang mengeluarkan uang NICA.
CNBC Insight Ada Peran Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735196, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260516141413-17-735196/ada-peran-kakek-prabowo-di-balik-berdirinya-bank-pertama-di-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Tim Redaksi, CNBC Indonesia 16 May 2026 16:30 Foto: Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo.
Alhasil, timbul peperangan mata uang atau currency war.
Di lapangan, pertempuran melawan Belanda semakin panas.
Ini Fakta Pahitnya”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/cnbc-indonesia-tv-1778146766866_169.jpeg”}]’); Next Article Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI
Jadi, bisa dikatakan, BNI saat itu difungsikan sebagai ujung tombak pertempuran di sektor ekonomi: BNI Vs De Javasche Bank.
“Perang” keduanya ini membuat terjadinya dualisme bank sentral di Indonesia.
Mengutip buku Dari De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia (2014), ia berpendapat Indonesia cukup menghidupkan kembali De Javasche Bank yang sebelumnya didirikan pemerintah kolonial Belanda.
Faktor penyebabnya adalah murni disebabkan oleh faktor eksternal, yakni Belanda.
Seiring berjalannya waktu, situasi berubah. yang mengakibatkan Namun, kegagalan ini tak bisa dilimpahkan ke manajemen BNI
Terlebih, DJB hendak mencetak dan mengedarkan uang buatan Belanda untuk mengacaukan ekonomi Indonesia.
Selain tugasnya sebagai bank sentral, BNI juga diberi wewenang untuk melakukan kegiatan sebagai bank umum, seperti pemberian kredit, pengeluaran obligasi, dan penerimaan simpanan giro, deposito, atau tabungan.
Pemimpin awal BNI adalah Margono sendiri.
Namun, pada tahun 1953 tugas BNI sebagai bank sentral memudar usai pemerintah mengambil alih DJB dan mengubahnya menjadi Bank Indonesia.
Semangat kemerdekaan dan nasionalisme saat itu dianggap sebagai momentum tepat untuk membangun institusi keuangan nasional dari nol.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Di sisi lain, Soerachman memiliki pandangan lebih pragmatis.
Di sisi lain, memiliki pandangan berbeda mengenai cara mewujudkannya. sedangkan Margono sendiri dikenal sebagai kakek dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kala itu, keduanya sepakat bahwa Indonesia membutuhkan bank sentral sendiri,
Puncaknya terjadi pada 1968 ketika status BNI sebagai bank sentral resmi dicabut dan diubah menjadi bank pelat merah.
(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260507162728-19-733179/video-benar-ihsg-selalu-menguat-saat-ekonomi-naik-ini-fakta-pahitnya”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733179?comscore=off”,”time”:762,”title”:”Video: Benar IHSG Selalu Menguat Saat Ekonomi Naik?
Analisis mendalam tentang Ada Peran Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
