Kisah Dosen Matematika Kulik Saham Langsung Tajir Melintir

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kisah Dosen Matematika Kulik Saham Langsung Tajir Melintir yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pasalnya, dia selalu menyukai ilmu yang bagi sebagian orang sangat menyusahkan itu.

Dalam menjalani sisa hidupnya dia juga aktif di kegiatan filantropis Amerika Serikat menyumbang banyak uang untuk kepentingan umat.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260508141259-19-733483/video-kabar-buruk-timur-tengah-berlanjut-rupiah-ihsg-anjlok”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733483?comscore=off”,”time”:509,”title”:”Video: Kabar Buruk Timur Tengah Berlanjut, Rupiah & IHSG Anjlok”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/08/kabar-buruk-timur-tengah-berlanjut-rupiah-ihsg-masuk-zona-merah-1778224977987_169.png”}]’); Next Article Sosok Warren Buffett India, Sulap Rp975 Ribu Jadi Rp94 Triliun

Semua orang bisa berbagi ide dan berkolaborasi untuk memperoleh hasil optimal.

Pada akhirnya, tugas-tugas seperti itu sukses membuat perusahaan cuan.

Meski begitu, ada satu hal yang mengganjal dalam perjalanan hidupnya, yakni soal uang.

Dalam otobiografi The Man Who Solved The Market How Jim Simons Launched The Quant Revolution (2019) Simons bercerita kalau dia butuh uang lebih banyak untuk hidup sehari-hari dan berulangkali terus mencari cara untuk menghasilkan uang.

Kisah Dosen Matematika Kulik Saham Langsung Tajir Melintir Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733405, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260508120246-17-733405/kisah-dosen-matematika-kulik-saham-langsung-tajir-melintir’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 08 May 2026 14:35 Foto: Patrick McMullan via Getty Image/Sylvain Gaboury

Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang dosen berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan melalui cara berhitung.

Alhasil, dia pun mendirikan perusahaan bernama iStar bermodalkan kemampuan matematika.

Lewat iStar, Simons berupaya mendapatkan uang melalui cara meneliti dan menghitung secara matematis perdagangan bursa saham.

Sampai sekarang, perusahaannya masih eksis dan diisi oleh banyak ahli matematika, fisika, dan komputer.

Baginya, matematika sudah jadi bagian dari kehidupan.

Apalagi usai Renaissance Technologies terbukti menghasilkan cuan melimpah bagi para investor.

Dengan harta segitu, dia menduduki posisi ke-51 orang terkaya di dunia.

Dan semua usaha itu dijalankan bersamaan melalui tugasnya sebagai dosen di banyak kampus.

Sebagai ilmuwan, Simons menjadikan perusahaan sebagai laboratorium.

Jadi, selama hidupnya, dia mengajar dan juga berbisnis.

Sejak 1988-2018, perusahaan berhasil membawa cuan 39% per tahun.

Sebagai pemilik perusahaan, Simons otomatis kaya raya.

Di sini, Simons mengumpulkan banyak ahli matematika.

James Harris Simons alias Jim Simons yang merupakan dosen Matematika asal Amerika Serikat (AS) sukses memiliki harta kekayaan mencapai US$ 30,7 miliar atau Rp 532 triliun (kurs Rp 17.350).

Simons menggeluti melalui serius keahlian di bidangnya.

Semua diberi tugas serupa, yakni menciptakan model perdagangan, menganalisis informasi, dan membuat prediksi atas dinamika pasar saham.

Dalam penjelasan Wall Street Journal, cara seperti ini jadi pembeda antara perusahaan investasi Simons melalui kompetitor.

Forbes mencatat dia punya harta US$ 30,7 miliar atau Rp 482 triliun.

Saking suka terhadap matematika, dia sukses lulus S3 dari University of Berkeley pada 1961 atau usia 23 tahun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Rupiah Masih Terancam, Tapi Dolar Gak Bakal Tekan ke Rp18.000/US$!

Cara ini pun berhasil membuat kaya raya dan membuka ide bisnis baru di sektor investasi.

Pada 1982, dia mendirikan firma investasi, Renaissance Technologies.

Kesukaan terhadap matematika berlanjut hingga bekerja.

Semuanya bertugas di sektor pasar modal.

Kini, Jim Simons sudah pensiun.

Dia tercatat jadi dosen di Harvard University dan sempat membantu Kementerian Pertahanan AS sebagai pemecah kode matematik.

Analisis mendalam tentang Kisah Dosen Matematika Kulik Saham Langsung Tajir Melintir akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *