Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Tekanan jual investor asing membayangi pasar saham domestik pada perdagangan sesi pertama Kamis (30/4/2026), seiring melalui anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 2%.

Pada penutupan sesi I, IHSG tercatat di level 6.926,55 atau turun 175 poin (-2,42%).

Nilai mata uang Rupiah terus mencetak pelemahan tertinggi, ditambah melalui kekhawatiran defisit anggaran.

Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731286, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430133941-17-731286/begini-pergerakan-asing-saat-ihsg-ambruk-2-lebih-di-sesi-1’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 30 April 2026 13:46 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia.

Total nilai beli asing tercatat Rp4 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp5 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Aksi jual asing terfokus pada saham-saham big caps, khususnya sektor perbankan dan komoditas.

Berikut saham melalui net foreign sell terbesar pada sesi I:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp383,8 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp285,6 miliar
  3. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp143,0 miliar
  4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp46,1 miliar
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp37,8 miliar
  6. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp22,5 miliar
  7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Rp21,4 miliar
  8. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) – Rp16,1 miliar
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) – Rp15,4 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp14,8 miliar

Di tengah derasnya outflow, asing masih terlihat melakukan akumulasi terbatas pada sejumlah saham, meski belum cukup kuat untuk menahan pelemahan indeks.

Saham dengan net foreign buy terbesar antara lain:

  1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp37,9 miliar
  2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp31,9 miliar
  3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp19,5 miliar
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) – Rp16,5 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) – Rp16,0 miliar

Baca: Optimis Menguat, CEO Astronacci Ungkap Potensi Saham BBRI

Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan energi.

Sementara itu, emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), menjadi beban utama kinerja IHSG dengan pelemahan 13,22 indeks poin.

Level ini sekaligus menjadi titik terendah sepanjang tahun 2026.

Di sisi lain, downside geopolitikal dan AI bubble masih mengancam,” tambahnya.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260423163103-19-729329/video-rupiah-ambrol-ihsg-melemah-lebih-dari-2-ke-level-7300″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/729329?comscore=off”,”time”:429,”title”:”Video: Rupiah Ambrol & IHSG Melemah Lebih Dari 2% ke Level 7.300″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/23/rupiah-ambrol-ihsg-melemah-lebih-dari-2-ke-level-7300-1776936755753_169.png”}]’); Next Article Asing Terciduk Tinggalkan Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu sedangkan Belum lagi persoalan rebalancing dari MSCI yang juga masih menghantui.

“Belum ada sentimen yang bisa mengunkit, walau valuasi beberapa saham blue chip sudah cukup menarik,

Lalu diikuti oleh BBRI dan BBCA melalui pelemahan masing-masing 12,54 dan 11,71 indeks poin.

Emiten lainnya yang menjadi pemberat IHSG termasuk BREN, MEGA, TPIA, BRPT, MDKA, AMMN dan UNTR.

Analis Doo Financial Futures mengatakan, sentimen yang menghantam IHSG masih seputar ketidakpasian geopolitik global yang masih terjadi saat ini.

“Secara umum memang global masih risk off dari ketidakpastian perdamaian di timteng, harga minyak yg kembali naik, merespon ancaman militer terbaru Trump dan FOMC yang hawkish semalam,” ujarnya saat dihubungi oleh CNBC Indonesia, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, belum ada pengungkit dari dalam negeri yang dapat dijadikan angin segar bagi pasar saham Indonesia.

Secara year-to-date (ytd), IHSG juga telah terkoreksi sekitar 20%, mencerminkan tekanan yang semakin dalam di pasar ekuitas domestik.

Data intraday menunjukkan investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih (net sell) melalui nilai mencapai Rp977,1 miliar.

Analisis mendalam tentang Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *