Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah kasus penipuan besar pernah terjadi di Indonesia puluhan tahun lalu.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Idrus dijamu melalui berbagai kekayaan, seperti berkeliling kota di Jawa dengan biaya negara dan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.
Dia pergi ke berbagai kota dari Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta hingga Madiun.
Dalam pertemuan melalui Soekarno, Idrus mengaku sebagai bangsawan dan raja dari Suku Anak Dalam.
Perlu dicatat jika Suku Anak Dalam tak memiliki raja ataupun ratu.
Di sisi lain, majelis hakim menjatuhkan hukuman 9 bulan penjara.
Kasus ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. sedangkan Keduanya mengaku bersalah dan memohon keringan hukuman,
Sebab banyak pejabat hingga presiden RI yang menjadi korban.
(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260417144220-19-727653/video-bikin-bisnis-asuransi-melejit-perbaikan-tata-kelola-jadi-kunci”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727653?comscore=off”,”time”:493,”title”:”Video: Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/17/bikin-bisnis-asuransi-melejit-di-2026-perlindungan-nasabah-perbaikan-tata-kelola-jadi-kunci-1776413453756_169.png”}]’); Next Article Bos OJK Buka Suara Soal Penggerebekan Sindikat Love Scam di Sleman
Ini juga yang membuat Idrus diterbangkan ke Jakarta bertemu melalui Soekarno.
Pertemuan tersebut terjadi pada 10 Maret 1985 di Istana Negara, demikian laporan Nieuwsblad van het Zuiden (7 April 1959).
Korbannya tak main-main, dari pejabat tinggi hingga menyeret nama presiden pertama Indonesia, Soekarno.
Kejadian ini dimulai saat seorang pria berusia 42 tahun bernama Indrus dari Palembang muncul pada 8 Agustus 1957.
Idrus diketahui hanya seorang kepala desa, sementara Markonah hanya perempuan biasa.
Kasus itu kemudian dibawa ke pengadilan.
Dia mengaku sebagai pangeran dari wilayah yang menjadi pusat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.
Idrus yang datang bersama lima orang melalui penampilam sipil-militer makin meyakini masyarakat.
Di sana hanya ada kepala suku sebagai jabatan tertinggi.
Soekarno yang mempercayai klaim itu langsung menghormatinya.
CNBC Insight Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727989, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260419185720-17-727989/kasus-penipuan-terbesar-bikin-geger-ri-banyak-pejabat-jadi-korban’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Tim Redaksi, CNBC Indonesia 19 April 2026 21:45 Foto: Ilustrasi.
Faktor penyebabnya adalah perilaku kedua orang itu tidak seperti bangsawan.
Kemudian, pasangan tersebut diinterogasi oleh pihak kepolisian dan terbukti mereka bukan seorang raja dan ratu. yang mengakibatkan Nieuwsblad van het Noorden (7 April 1959) melaporkan otoritas setempat mulai menaruh curiga
Sambutan meriah dari pemimpin daerah didapatkannya di tiap kota.
Saat berkunjung di Bandung, dia juga bertemu seorang Markonah.
Faktor penyebabnya adalah tempat tinggalnya terjadi konflik dengan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), yang merupakan gerakan protes dari Sumatera Barat karena pemerintah pusat yang sentralisasi dan melupakan daerah.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Catatan koran Belanda Het Parool (19 Juli 1958) pengakuan Idrus ini lama kelamaaan diyakini banyak orang, tak terkecuali walikota Palembang saat itu. yang mengakibatkan Dia juga mengatakan kedatangannya ke kota
Perempuan inilah yang kemudian dinikahinya, dan keduanya memperkenalkan diri sebagai raja dan ratu saat berkeliling di Pulau Jawa.
Penipuan ini akhirnya terbongkar saat berada di Madiun.
Analisis mendalam tentang Kasus Penipuan Terbesar Bikin Geger RI, Banyak Pejabat Jadi Korban akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
