Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan tertulis.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran ULN,” tambahnya.

BI memastikan akan meningkatkan intervensi untuk menahan pelemahan nilai tukar rupiah dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik. akibat IHSG Ambruk, Harta Orang Kaya RI Rontok

Sementara itu, Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh faktor eksternal dan domestik.

“Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai,

Mata uang Garuda kembali mencatatkan level terburuk sepanjang sejarah.

Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp18.020/US$.

Namun, hanya beberapa menit setelah pembukaan, mata uang Garuda langsung ambruk menembus Rp18.000/US$ dan bertahan di atas level tersebut hingga penutupan perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, justru terpantau melemah 0,07% ke level 99,463.

//

Pelemahan rupiah yang semakin dalam turut direspons oleh pemerintah.

Selain itu, BI juga tetap memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang bersifat pro-market guna menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik.

Adapun intervensi dilakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah!

Caranya melalui membeli kembali atau buyback Surat Utang Negara (SUN) yang dilepas investor asing.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berupaya menjaga stabilitas imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) di pasar obligasi.

“Mungkin Rp8 triliun lebih, yang di obligasi ya,” kata Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Purbaya menegaskan, pemerintah sebetulnya tidak berencana mengungkapkan perkembangan realisasi kebijakan stabilisasi pasar obligasi tersebut.

Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 740164, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260604145440-17-740164/rupiah-ditutup-melemah-045-dolar-as-bertengger-di-rp18020’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 04 June 2026 15:03 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia β€”Β Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengucurkan dana lebih dari Rp8 triliun untuk stabilisasi pasar obligasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Terus 10 tahun relatif stabil,” ujar Purbaya.

Baca: Tak Ada yang Selamat!

Namun, menurutnya, langkah ini sudah memberikan dampak nyata terhadap stabilitas yield SBN tenor acuan 10 tahun.

Saat ini, imbal hasil surat utang tenor acuan tersebut masih bergerak di kisaran 6,7%.

“Enggak apa-apa biar anda tahu saya intervensi sedikit.

Posisi ini sekaligus menegaskan bahwa rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp18.000/US$.

Tekanan terhadap rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,45%, Dolar AS Bertengger di Rp18.020 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *