Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.150 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dolar AS Naik ke Rp17.150 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727488, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260417082559-17-727488/breaking-news-dolar-as-naik-ke-rp17150-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 17 April 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Gedung Putih juga menyampaikan optimisme bahwa kesepakatan damai berpeluang tercapai, melalui pertemuan tatap muka lanjutan kemungkinan digelar di Pakistan pada akhir pekan ini.
Kondisi ini mengindikasikan dolar AS kembali diburu investor.
Jika tren ini berlanjut, maka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, bisa menjadi lebih terbatas.
Meski demikian, ada kabar positif bagi Indonesia.
Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (16/4/2026), rupiah ditutup menguat tipis 0,03% ke level Rp17.125/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,04% ke level 98,245.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pergerakan rupiah menjelang akhir pekan ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, terutama dari eksternal.
Salah satunya adalah penguatan indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia.
Dolar AS tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia pada perdagangan Kamis waktu setempat, setelah sebelumnya mengalami tekanan.
Penguatan ini terjadi seiring technical rebound, sementara pelaku pasar masih menunggu kepastian mengenai peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan perang AS-Israel melalui Iran sudah “mendekati akhir”.
S&P, kata dia, ingin memastikan pemerintah tetap konsisten menjaga defisit fiskal di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
” Mereka menanyakan cukup detail kondisi fiskal kita termasuk defisit tahun ini dan tahun lalu, utamanya mereka ingin melihat apakah kita konsisten menjaga di bawah 3 persen dari PDB,” jelasnya.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260414100312-19-726539/video-rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-rp-17100-apa-yang-terjadi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726539?comscore=off”,”time”:506,”title”:”Video: Rupiah Anjlok & Dolar AS Sentuh Rp 17.100, Apa Yang Terjadi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/14/rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-level-rp-17100-apa-yang-terjadi-1776135887586_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp16.690
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (17/4/2026), melalui melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda membuka perdagangan pagi ini di posisi Rp17.150/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,15%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) mengonfirmasi peringkat kredit Indonesia tetap berada di level BBB melalui outlook stabil.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai bertemu dengan perwakilan S&P di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (16/4/2026).
“Beritanya agak menyenangkan buat saya bahwa S&P memberikan konfirmasi bahwa rating kita tetap triple B dengan outlook yang tetap stabil,” ujar Purbaya.
Sebagai informasi, peringkat BBB merupakan kategori investment grade atau layak investasi, yang menunjukkan tingkat risiko gagal bayar yang relatif rendah.
Menurut Purbaya, fokus pertanyaan S&P dalam diskusi tersebut terutama terkait kondisi fiskal Indonesia.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.150 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
