Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(BBRI) – Rp302,5 miliar
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di sisi lain, akhirnya kembali ditutup tipis di zona merah. sedangkan Sejak pembukaan, IHSG sebenarnya sempat bergerak di zona hijau dan menyentuh level tertinggi di kisaran 7.705, tetapi tekanan jual mulai meningkat menjelang siang hingga indeks sempat terperosok ke area 7.575.
Pada sesi II, IHSG mencoba rebound
(BMRI) – Rp160,0 miliar
(GOTO) – Rp26,4 miliar
Baca: Dua Hari ARA, Emiten Ini Ternyata Ganti Pengendali
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026), setelah bergerak fluktuatif sepanjang hari.
IHSG ditutup di level 7.621,38, turun 2,21 poin atau 0,03%.
Kemudian di posisi kedua dan ketiga diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Kendati mendapat tekanan jual asing, nasib saham BBRI berbeda dengan BBCA dan BMRI.
(ASII) – Rp47,6 miliar
(BUVA) – Rp33,1 miliar
(ANTM) – Rp32,8 miliar
Harga saham emiten bank yang banyak menyalurkan kredit UMKM tersebut naik 0,29%, sedangkan BBCA -0,38% dan BMRI -0,22%.
Di sisi lain, tekanan juga merambah saham energi dan komoditas seperti BUMI, ADMR, dan ANTM, mengindikasikan belum adanya rotasi masuk asing yang signifikan ke sektor tersebut.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Bank Central Asia Tbk.
Sebanyak 385 saham naik, 326 saham turun, dan 248 saham stagnan.
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat cukup ramai melalui total sekitar Rp17,88 triliun dan volume mencapai 37,19 miliar saham, dengan frekuensi transaksi sekitar 2,58 juta kali.
Kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp13.584 triliun.
Adapun mengutip Refinitiv, IHSG ditopang Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) dengan kontribusi 8,64 indeks poin.
Saham emiten rumah sakit milik Dato Sri Tahir ini melesat 15,27% ke level 15.100.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260415130629-19-726946/video-negosiasi-ulang-as-iran-ihsg-menguat-ke-7700-tapi-rupiah-lesu”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726946?comscore=off”,”time”:466,”title”:”Video: Negosiasi Ulang AS-Iran, IHSG Menguat ke 7.700 Tapi Rupiah Lesu”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/15/negosiasi-ulang-as-iran-ihsg-menguat-ke-7700-tapi-rupiah-masih-lesu-1776233476331_169.png”}]’); Next Article IHSG Menguat, Asing Malah Banyak Jual Saham IniSaham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727449, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260416212016-17-727449/saham-bank-masih-dalam-tekanan-jual-asing’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 17 April 2026 07:00 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing masih konsisten keluar dari pasar saham Indonesia, melalui saham-saham perbankan jumbo kembali menjadi sasaran utama aksi jual pada perdagangan Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan data perdagangan, investor asing membukukan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp982,3 miliar di seluruh pasar.
(BUMI) – Rp128,1 miliar
- PT Astra International Tbk.
Bank Central Asia (BBCA) membukukan net foreign sell terbesar, yakni Rp 369 miliar.
(BREN) – Rp33,9 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk.
(BBCA) – Rp369,0 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
(ADMR) – Rp31,5 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
Bila dibandingkan melalui perdagangan sebelumnya nilai net sell asing sedikit menciut.
Aksi jual yang terkonsentrasi di bank jumbo.
Analisis mendalam tentang Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
