Jangan Panik Warga RI, Kekuatan Fundamental Rupiah Baik!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jangan Panik Warga RI, Kekuatan Fundamental Rupiah Baik! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah itu, dia memastikan rupiah layak menguat. yang mengakibatkan

Oleh

Biasanya ekonom menghitungnya relative strength dibanding mata uang lain – membaik,” katanya, dalam Central Banking Forum 2026 melalui tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026).

David pun menuturkan Indonesia memang melakukan impor yang cukup besar.

“Ini masih dalam batas toleransi kita,” ucap Erwin.

Kedua, ialah tekanan inflasi yang masih berada di kisaran target BI sepanjang tahun ini, 2,5% plus minus 1%, yakni 3,48% angka terakhir yang telah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2026.

Baca: Bos BI Ungkap Dua Sisi Perang AS vs Iran Buat Ekonomi

Ketiga, ialah cadangan devisa yang kini masih di kisaran US$ 148,2 miliar.

Besaran ini di atas standar global untuk memenuhi kewajiban 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Jadi dari tiga itu rupiah fundamentalnya baik-baik saja, meski kita bukannya imun terhadap gejolak global,” tegasnya.

Erwin mengatakan, tekanan kurs sejauh ini masih terkait melalui faktor risiko di eksternal, yakni perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran bukan masalah fundamental.

“Sehingga dalam jangka menengah panjang rupiah punya harapan tren menguat.

Tiga indikator ini ia sebut merupakan ukuran fundamental mata uang garuda.

“Dari tiga indikator fundamental yang kita assess dan amati, rupiah itu kondisinya baik,” kata Erwin dalam kesempatan yang sama.

Faktor fundamental pertama yang menunjukkan rupiah sebetulnya dalam kondisi sehat ialah defisit transaksi berjalan yang masih di kisaran 0,69%.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726259, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260413123028-17-726259/jangan-panik-warga-ri-kekuatan-fundamental-rupiah-baik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Khoirul Anam,  CNBC Indonesia 13 April 2026 14:30 Foto: Chief Economist BCA, David Sumual memberi pemaparan dalam acara Central Banking Forum 2026, di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Jangan Panik Warga RI, Kekuatan Fundamental Rupiah Baik!

Sumual menilai kendati melemah, secara fundamental rupiah cukup baik.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama pekan ini, Senin (13/4/2026), seiring penguatan dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah pada level Rp17.100/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,09%.

Adapun, David melihat pelemahan rupiah saat lebih dipengaruhi oleh investor jangka pendek.

“Pergerakan rupiah dominan memang relatif lebih digerakkan oleh investor portofolio,” paparnya.

Namun, David mengingatkan impor yang dilakukan oleh Indonesia mendorong ekspor.

Inflasi di dalam negeri, menurut David, relatif rendah.

Bahkan jika dibandingkan melalui mata uang lain, kekuatan nilai tukar Garuda membaik.

Meskipun melonjak pada Februari dan Maret, tetapi perlahan mulai menurun.

Impor yang besar memang memerlukan pasokan dolar yang berlimpah.

Kita harus sabar melihat konflik,” tutur Erwin.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260410093100-19-725570/video-cadev-tergerus-tapi-rupiah-masih-melemah-di-rp17000-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/725570?comscore=off”,”time”:453,”title”:”Video: Cadev Tergerus, Tapi Rupiah Masih Melemah di Rp17.000/Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/10/cadev-tergerus-tapi-rupiah-masih-melemah-di-rp17000-per-dolar-as-1775788741714_169.png”}]’); Next Article Purbaya: IHSG Naik Terus, Rupiah Tinggal Tunggu Waktu!

Baca: Warga AS Berlomba-lomba Kabur ke China, Ternyata Ini Alasannya

“Saya cuma mau menunjukkan dari sisi fundamental strength rupiah cukup baik.

Kemudian, inflasi Indonesia masih terkendali.

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan terakhir, Jumat (10/4/2026), rupiah juga ditutup melemah tipis 0,03% ke posisi Rp17.085/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E.

Baca: Investor Mulai Berburu SRBI, Aliran Modal Asing Masuk Rp 29 Triliun

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan menjelaskan, ada tiga indikator yang menandakan potensi penguatan rupiah ke depan.

Analisis mendalam tentang Jangan Panik Warga RI, Kekuatan Fundamental Rupiah Baik! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *