45.866 Investor Nyangkut di Sritex (SRIL), Ada Lo Kheng Hong Rp30 M

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang 45.866 Investor Nyangkut di Sritex (SRIL), Ada Lo Kheng Hong Rp30 M yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Adapun jumlah investor hingga akhir Maret 2026 mencapai 45.866 pemegang saham.

Di antaranya, ada investor kakap Lo Kheng Hong.

Dengan harga saham SRIL sebesar 146 per saham, kepemilikan Pak Lo di SRIL setara melalui dana Rp30,56 miliar dana milik LKH yang saat ini tersangkut di Sritex.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260406125300-19-724164/video-ojk-catat-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724164?comscore=off”,”time”:94,”title”:”Video: OJK Catat Ada 52 Penawaran Umum Ngantri Masuk Pasar Modal RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/ojk-ungkap-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri-1775459472358_169.png”}]’); Next Article Soal Opsi Waskita (WSKT) Go Private, Ini Respons Bos Bursa

Setelah putusan pengadilan yang menyatakan Sritex pailit, kini kendali atas perusahaan ada di tangan kurator.

Keputusan bursa ini merujuk kriteria delisting yang tertera pada Pengumuman Bursa terkait Penghentian Sementara, Pengumuman Bursa nomor Peng-00003/BEI.PLP/12-2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Potensi Delisting Perusahaan Tercatat; dan berdasarkan Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Tiba-Tiba Hijau Digendong Emiten Prajogo & Grup Bakrie

Selanjutnya, sesuai melalui Peraturan Bursa No.

Perusahaan itu menjadi salah satu pemain besar di industri tekstil nasional sebelum akhirnya terjerat masalah keuangan.

(SRIL) alias Sritex menjadi salah satu dari 18 emiten yang diputuskan delisting dari pasar modal RI.

45.866 Investor Nyangkut di Sritex (SRIL), Ada Lo Kheng Hong Rp30 M Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726314, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260413143244-17-726314/45866-investor-nyangkut-di-sritex–sril–ada-lo-kheng-hong-rp30-m’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 13 April 2026 14:56 Foto: Karyawan PT Sritex terakhir melakukan kerja di perusahaannya di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025).

Faktor penyebabnya adalah mengalami pailit.

SRIL beserta 17 emiten lainnya akan resmi hengkang dari BEI pada 10 November mendatang. yang mengakibatkan Sritex “ditendang” PT Bursa Efek Indonesia (BEI),

I-N, perusahaan tercatat harus melaksanakan buyback saham.

BEI menegaskan bahwa perusahaan tercatat yang telah diputuskan delisting tetap memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat, sampai dilakukannya efektif delisting sebagaimana ditetapkan oleh bursa.

“Persetujuan penghapusan pencatatan Efek Perseroan ini tidak menghapuskan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi oleh Perseroan kepada Bursa,” kata BEI dam pengumumannya.

BEI menetapkan tanggal 10 Mei 2026 menjadi batas penyampaian Keterbukaan Informasi buyback dan mulai pelaksanaan buyback oleh para emiten delisting.

(Photo by DIKA / AFP)

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten “raja tekstil” PT Sri Rejeki Isman Tbk.

Faktor penyebabnya adalah itu, investor yang “nyangkut” di saham-saham delisting termasuk SRIL, harus mencermati keterbukaan informasi masing-masing perusahaan tersebut.

Sritex sendiri memiliki rekam jejak panjang di pasar modal. yang mengakibatkan Sementara masa pelaksanaan buyback emiten yang delisting ditetapkan mulai 11 Mei hingga 9 November 2026.

Oleh

Hal ini terungkap usai PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) membuka data kepemilikan saham di atas 1%.

Per 27 Februari 2026, pria yang akrab disapa Pak Lo itu tercatat menggenggam saham Sritex sebanyak 209.339.500 unit sekitar 1,02% dari saham yang beredar di publik.

Lantas tak heran jika banyak investor yang memegang SRIL.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Januari 2025, jumlah kepemilikan masyarakat di SRIL sebanyak 8.158.734.000 atau setara 39,89%.

Analisis mendalam tentang 45.866 Investor Nyangkut di Sritex (SRIL), Ada Lo Kheng Hong Rp30 M akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *