Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ada 13 Calon Emiten Antre IPO Semester I-2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Perusahaan ini bergerak di sektor properti.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sepanjang 2026, hingga 27 Maret telah ada tiga emiten yang menerbitkan saham baru melalui total nilai Rp 3,75 triliun.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260401145927-19-723222/video-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-sbn”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723222?comscore=off”,”time”:570,”title”:”Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham & SBN”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/01/ini-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-pasar-sbn-1775031371787_169.png”}]’); Next Article IPO Sepi Peminat, Banyak yang Pilih Jalur Backdoor Listing
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, 13 calon emiten tersebut bergerak di berbagai sektor mulai dari sektor keuangan, energi, entertainment, hingga consumer goods.
“Jadi di list kita masih ada sekitar 13 perusahaan,” ujarnya saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Jumat (10/4/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Krisis 1997/98: Seberapa Sulit Menyelamatkan Rupiah dari Level 17.000?
Rinciannya, tiga perusahaan berasal dari sektor konsumer primer, masing-masing satu perusahaan dari sektor energi dan finansial, dua perusahaan dari sektor kesehatan, dua dari infrastruktur, dua dari teknologi, serta satu dari sektor transportasi & logistik.
Tak hanya IPO, BEI juga mencatat pipeline instrumen utang yang masih padat.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat akan ada 13 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di pasar modal melalui skema pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Rinciannya, hanya satu perusahaan yang masuk kategori aset menengah melalui nilai antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.
Once mereka segera menyampaikan tanggapan tentu proses di kita akan lebih cepat gitu ya,” tuturnya.
Sebelumnya, BEI mencatat ada sebanyak 11 perusahaan tercatat memiliki aset skala besar.
Faktor penyebabnya adalah seluruhnya menggunakan laporan keuangan per Desember 2025.
“Harapan kita memang pencatatannya ya sekitar-sekitar bulan ini maksimal bulan Juni. yang mengakibatkan
Nyoman menyebut, meskipun industri pasar modal diterpa ketidakpastian dan bergerak dinamis, sektor pasar modal masih menarik dalam mencari pendanaan alternatif bagi perusahaan.
“Kembali lagi saya sampaikan, kita dalam kondisi yang dinamis namun appetite-nya masih kelihatan gitu, jadi itu yang perlu di dicatat ya,” ucapnya.
Ia melanjutkan lebih jauh, harapannya 13 perusahaan tersebut dapat meresmikan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester I tahun ini
Ada 13 Calon Emiten Antre IPO Semester I-2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725734, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260410144328-17-725734/ada-13-calon-emiten-antre-ipo-semester-i-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 10 April 2026 14:46 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Selebihnya berasal dari sektor energi, konsumer primer, serta bahan baku.
Sementara itu, Bursa juga melaporkan ada satu perusahaan dalam pipeline rights issue.
Nanti tergantung dari kecepatan mereka memberikan tanggapan kepada kita.
Sementara sisanya, yakni 11 perusahaan, memiliki aset di atas Rp 250 miliar.
Dari sisi sektoral, antrean IPO tersebut tersebar di berbagai lini bisnis.
Sampai melalui 27 Maret 2026 terdapat 28 emisi dari 20 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline,” jelas Nyoman.
Adapun dari sisi sektor, antrean obligasi didominasi oleh sektor finansial dengan 10 perusahaan, diikuti enam perusahaan dari sektor infrastruktur.
Hingga akhir Maret 2026, terdapat 28 emisi dari 20 penerbit yang berada dalam antrean penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS).
Secara kumulatif, BEI telah menerbitkan 45 emisi dari 30 penerbit melalui total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 50,87 triliun.
“Hingga saat ini telah diterbitkan 45 emisi dari 30 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 50,87 triliun.
Analisis mendalam tentang Ada 13 Calon Emiten Antre IPO Semester I-2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
