Danantara Resmi Bentuk Anak Usaha Baru Khusus Kelola Proyek WTE

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Danantara Resmi Bentuk Anak Usaha Baru Khusus Kelola Proyek WTE yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara 70% merupakan kepemilikan perusahaan konsorsium mitra tersebut.

Baca: Danantara Ungkap Alasan Mayoritas Pemenang Tender WTE Asal China

Fadli mengatakan, di setiap proyek WTE, nilai investasinya mencapai Rp2,5 triliun sampai Rp2,8 triliun.

Danantara Resmi Bentuk Anak Usaha Baru Khusus Kelola Proyek WTE Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725474, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260409194936-17-725474/danantara-resmi-bentuk-anak-usaha-baru-khusus-kelola-proyek-wte’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 09 April 2026 19:56 Foto: Director of Investments Danantara Investment Management Fadli Rahman (kiri) dan Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia Rohan Hafas (tengah) dalam acara Coffee Session Waste To Energy di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (9/4/2026).

Faktor penyebabnya adalah kapasitasnya cukup besar di beberapa lokasi yang hampir Rp2,8 triliun,” tutupnya.

Selain itu, lanjutnya, DENERA dibentuk sebagai perusahaan pengelola sampah terintegrasi. yang mengakibatkan “Jadi investasinya itu berkisar antara Rp2,5 sampai Rp2,8 triliun,

Pada tahap pertama, ada 8 perusahaan yang memenangkan tender dari 24 perusahaan dalam daftar penyedia teknologi (DPT).

Baca: Danantara Blak-blakan, Gegara Iuran Rp15.000 RI Darurat Sampah

(dce) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303165407-19-715668/video-membaca-arti-indonesia-incorporated”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715668?comscore=off”,”time”:913,”title”:”Video: Membaca Arti Indonesia Incorporated”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/cnbc-indonesia-tv-1772532622390_169.png”}]’); Next Article KEK Industropolis Batang Kantongi Investasi Rp4,87 Triliun di 2025

(CNBC Indonesia/Romys Binekasri)

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui Danantara Investment Management (DIM) telah mendirikan BUMN baru di bidang energi bersih, yaitu PT Daya Energi Bersih Nusantara (Persero) atau DENERA.

Lead of Waste-to-Energy/Director of Investment at Danantara Investment Management, ⁠Fadli Rahman mengungkapkan, perusahaan pelat merah yang dibentuk pada 1 April 2026 ini dibuat dalam rangka mengelola proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE).

“Dan nanti Danantara Daya Energi Bersih Nusantara inilah atau kami singkat DENERA,” ujarnya dalam konferensi pers di Wisma Danantara Jakarta, Kamis (9/4/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investasi Manajemen di 1 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL,” kata dalam media briefing di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Fadli menjelaskan lebih jauh, DENERA juga memegang porsi kepemilikanΒ saham serta operasional dan pengelolaan dari seluruh PSL.

Selain mengelola proyek WTE, perusahaan tersebut juga akan terlibat dalam perbaikan proses pengelolaan sampah di Indonesia.

“Jadi nanti kita juga akan bergerak memperbaiki pengelolaan sampah, ke hulunya juga, ke TPSR, TPS3R, TPST, dan sebagainya,” ucap Fadli.

Sebagai informasi, pada tahap awal proyek WTE akan dimulai di 3 kota, yaitu di Bali, Bogor, dan Bekasi.

Adapun porsi kepemilikan saham Danantara dalam pembangunan proyek WTE yang bermitra melalui perusahaan penyedia teknologi, sebesar 30%.

Analisis mendalam tentang Danantara Resmi Bentuk Anak Usaha Baru Khusus Kelola Proyek WTE akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *