Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rugi Adhi Karya (ADHI) Bengkak Jadi Rp 5,4 Triliun Sepanjang 2025 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
ADHI masih memiliki piutang atas beberapa proyek besar yakni LRT Jabodebek dan piutang atas proyek Tol Aceh – Sigli.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Realisasi piutang-piutang ini diharapkan berdampak langsung pada penerimaan
kas Perseroan.
ADHI juga memiliki pipeline proyek di berbagai segmen infrastruktur dan secara konsisten
menempatkan fokus pada hilirisasi dan green construction.
Perseroan menjadi kontraktor pelaksana proyek hilirisasi antara lain PUSRI IIIB, Pembangunan Coal Handling ICB PTBA, dan PLTMG Tobelo.
Selain itu, ADHI terlibat dalam proyek green construction, seperti pengembangan pengelolaan lingkungan FPLT Kawasan Industri di Medan, yang membuka akses ke proyek-proyek infrastruktur yang mengutamakan aspek keberlanjutan.
Di tahun 2026, pertumbuhan pasar konstruksi diperkirakan didorong oleh belanja Kementerian Pekerjaan Umum dan capital expenditure anak perusahaan Danantara.
Berdasarkan lini bisnis perolehan kontrak baru terdiri dari 91% engineering & konstruksi, 5% manufaktur, 3% properti & hospitality, dan 1% investasi & konsesi.
Berdasarkan tipe pekerjaan, 43% pekerjaan Gedung, 15% infrastruktur Sumber Daya Air, 14% Jalan & Jembatan, dan sisanya lainnya.
Sementara, berdasarkan sumber pendanaan 69% pemerintah, 23% BUMN, dan sisanya swasta.
Total produksi ADHI di sepanjang tahun 2025 senilai Rp16,6 triliun yang langsung dibukukan sebagai pendapatan usaha Non JO sebesar Rp9,7 Triliun dan sisanya tercermin dari Laba JO sebesar Rp462 miliar.
Kontribusi terbesar pendapatan usaha ADHI berasal dari proyek infrastruktur seperti proyek
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Yogyakarta-Solo-Kulon Progo, dan proyek PUSRI III-B.
Meskipun mencatatkan penyesuaian nilai, Perseroan memiliki beberapa pondasi untuk pemulihan.
Biaya non-operasional tersebut merupakan hasil dari tiga langkah penyehatan yang dilakukan serentak.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Adhi Karya Bakal Gelar RUPST 7 Mei 2026
Manajemen menilai, penyesuaian nilai wajar aset Perusahaan seiring program penyehatan BUMN Karya dari Danantara.
Danantara sebagai pemegang saham mayoritas terus berkoordinasi melalui Perseroan dalam kerangka penyehatan BUMN Karya.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260407111724-19-724464/video-ihsg-tinggalkan-level-7000–dolar-as-kian-perkasa-di-rp17000″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724464?comscore=off”,”time”:343,”title”:”Video: IHSG Tinggalkan Level 7.000 – Dolar AS Kian Perkasa di Rp17.000″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/07/ihsg-tinggalkan-level-psikologis-7000-hingga-dolar-as-kian-perkasa-di-rp17000-1775535855662_169.png”}]’); Next Article Danantara Mau Pangkas 800 Perusahaan BUMN, Ini Alasannya
Di sisi lain, ada kerugian entitas asosiasi dari yang sebelumnya laba 2,3 miliar jadi berbalik rugi 115,2 miliarr.
Selanjutnya, dikurangi beban keuangan yang sebesar Rp 865,3 miliar, dan beban lainya yang membengkak jadi Rp 5,04 triliun, serta beban pajak final yang turun jadi Rp 235,1 miliar, maka rugi sebelum pajak menjadi Rp 5,6 triliun dari sebelumnya Rp 34,4 triliun.
Adapun total aset ADHI sepanjang tahun 2025 berkurang menjadi Rp 28,7 triliun dari aset 2024 yangs ebesar Rp 34,6 triliun.
Sampai dengan 31 Desember 2025, ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp18,1 triliun. sedangkan Sehingga, laba bruto ADHI menurun jadi Rp 1,04 triliun dari tahun 2024 yang sebesar Rp1,62 triliun.
Selanjutnya dikurangi total beban usaha yang sebesar Rp 870 miliar, maka laba usaha Adhi sepanjang tahun 2025 menjadi Rp 17,4 miliar.
Adapun pos beban usha terdiri dari, beban penjualan ADHI turun jadi Rp 10,6 miliar, dan bean umum administrasi turun jadi 869,3 miliar.
Tercatat, meskipun ADHI mencatat laba ventura bersama yang turun jadi 466,5 miliar,
Faktor penyebabnya adalah turunnya pendapatan usaha sepanjang tahun 2025 dari Rp 13,35 triliun menjadi Rp 9,66 triliun.
Beban pokok pendapatan juga turun dari Rp 11,7 triliun menjadi Rp 8,6 triliun. yang mengakibatkan Penyesuaian ini berdampak dominan pada dua anak perusahaan properti, yaitu Adhi Persada Properti dan Adhi Commuter Properti.
Mengutip laporan keuangannya yang disampaikan melalui keterbukan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), meningkatnya kerugian ADHI
(ADHI) mencatat, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun 2025 membengkak jadi Rp 5,4 triliun dari tahun 2024 yang sebesar Rp 60,09 miliar.
Kerugian ini seluruhnya berasal dari pembukuan biaya non-operasional.
Rugi Adhi Karya (ADHI) Bengkak Jadi Rp 5,4 Triliun Sepanjang 2025 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724521, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260407130728-17-724521/rugi-adhi-karya–adhi–bengkak-jadi-rp-54-triliun-sepanjang-2025’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 07 April 2026 14:30 Foto: dok Adhi Karya
Jakarta, CNBC Indonesia – PT.
Analisis mendalam tentang Rugi Adhi Karya (ADHI) Bengkak Jadi Rp 5,4 Triliun Sepanjang 2025 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
