IHSG Sesi 1 Turun 0,79%, Saham BREN dan DSSA Kena Tekanan Jual

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Turun 0,79%, Saham BREN dan DSSA Kena Tekanan Jual yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

IHSG Sesi 1 Turun 0,79%, Saham BREN dan DSSA Kena Tekanan Jual Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724168, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406125204-17-724168/ihsg-sesi-1-turun-079-saham-bren-dan-dssa-kena-tekanan-jual’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 06 April 2026 13:02 Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi I perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026), seiring tekanan jual yang masih mendominasi pasar.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG parkir di level 6.971,01 atau turun 0,79%.

Sejak awal perdagangan, indeks sudah berada di zona merah, bahkan sempat terkoreksi hingga lebih dari 1%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Secara pergerakan intraday, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.009,23, sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh level terendah di 6.934,89.

Di sisi lain, mengatakan kepada media AS bahwa ada “peluang besar” tercapainya kesepakatan dengan Teheran.

Iran mengejek ultimatum tersebut, menyebutnya sebagai “tindakan putus asa, gugup, dan bodoh”.

Ancaman terbaru Trump muncul setelah ia mengumumkan bahwa awak kedua dari jet tempur AS yang ditembak jatuh di atas Iran telah berhasil diselamatkan dalam operasi di dalam wilayah yang sangat berbahaya.

Baca: OJK Buka Data Pemilik Saham Konsentrasi Tinggi, Belajar dari Bursa Ini

Dari dalam negeri, pemerintah akan menggelar konferensi pers mengenai kebijakan transportasi dan BBM pada pukul 13.30 WIB. sedangkan Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump telah mempublikasikan unggahan di media sosial yang penuh kata-kata kasar, di mana ia mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara tersebut gagal memenuhi tenggat hari Selasa untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi semua pelayaran.

Ia mengulangi ancaman sebelumnya untuk melepaskan “neraka”,

Faktor penyebabnya adalah akan mempengaruhi masyarakat secara langsung.

Sejauh ini, pemerintah belum mengindikasikan akan menaikkan harga BBM untuk menjaga ekonomi.

Hadir dalam konferensi pers hari ini adalah -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, – Menteri Keuangan Menteri Perhubungan, dan Sekretaris Kabinet.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260401162215-19-723266/video-ihsg-melemah-lebih-dari-1-rupiah-ambles-ke-rp-17000-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723266?comscore=off”,”time”:387,”title”:”Video: IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Rupiah Ambles ke Rp 17.000/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/ihsg-melemah-lebih-dari-1-rupiah-terjebak-di-level-rp-17000usd-1775104802483_169.png”}]’); Next Article IHSG Tiba-Tiba Menukik Tajam & Pangkas Apresiasi, Ada Apa? yang mengakibatkan Kebijakan ini sangat ditunggu

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.146 triliun.

Mengutip Revinitif, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi pemberat utama melalui kontribusi -20,73 poin. Kemudian diikuti oleh Barito Renewables Energy (BREN) dengan sumbangsih -19,55 poin dan Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin. 

Hal tersebut seiring dengan saham DSSA yang turun 8,35% dan BREN -11,04%.

Adapun DSSA dan BREN merupakan saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi pada emiten.

Sebagaimana diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi membuka data terkait HSC.

Selain itu, IHSG masih dibayangi oleh sejumlah sentimen global dan dalam negeri.

Pola pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi di tengah sentimen pasar yang cenderung negatif.

Nilai transaksi pada sesi I tercatat mencapai Rp8,47 triliun melalui volume perdagangan sebanyak 16,74 miliar saham dan frekuensi transaksi menyentuh 1,02 juta kali.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Turun 0,79%, Saham BREN dan DSSA Kena Tekanan Jual akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *