Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Beredar 4 Paket Direksi Bursa Efek Indonesia, OJK Buka Suara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Datanya baru kemarin,” jelasnya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Sekarang mereka udah tahu tuh bahwa saya punya hak suara berapa persen berdasarkan nilai transaksi dan aktivitas transaksinya,” lanjutnya.
Regulator menegaskan agar proses pencalonan tidak dilakukan secara sembarangan tanpa seleksi yang matang.
“Kompetensinya harus cakap, kompetensinya harus bagus.
Nah selanjutnya berproses di OJK,” ujarnya saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Kamis (2/4/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Hasan menjelaskan, Adapun cut off perhitungan eligibilitas anggota bursa dalam pencalonan direksi didasarkan pada data aktivitas selama satu tahun terakhir, yakni periode April 2025 hingga Maret 2026.
“Kan datanya baru cut-off-nya per kemarin.
Adapun batas akhir penyampaian paket calon direksi ke OJK ditetapkan paling lambat pada 4 Mei 2026.
“Deadline-nya belum ada yang masuk.
Kurang lebih sih sudah diatur secara detail ya, eligibility atau siapa saja anggota bursa dan berapa porsi yang akan dihitung untuk dapat mencalonkan paket tapi ya,” ungkap Hasan di Gedung BEI, di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Sebagaimana diberitakan di media massa, paket pertama calon direksi BEI diisi oleh, Iding Pardi, Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, Andre Tjahjamuljo.
Paket kedua, Jeffrey Hendrik, Irvan Susandy, R.
Kami harapkan itulah yang nanti diajukan ke OJK pada saat ini,” ungkapnya.
Baca: Aturan Free Float 15% Berlaku, Ini 293 Saham Belum Memenuhi Syarat
Hasan melanjutkan, penekanan terhadap integritas menjadi aspek utama yang harus diperhatikan oleh setiap AB dalam mengajukan kandidat.
Baru setelah matang, terbentuk paket calon yang layak.
Beredar 4 Paket Direksi Bursa Efek Indonesia, OJK Buka Suara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 723643, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260402182154-17-723643/beredar-4-paket-direksi-bursa-efek-indonesia-ojk-buka-suara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 02 April 2026 18:25 Foto: Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham.
Kan ada persentase dari nilai, kemudian dari transaksi ya, dari frekuensi.
Persyaratan tersebut mengacu pada kombinasi sejumlah indikator seperti nilai transaksi, frekuensi perdagangan, dan porsi aktivitas anggota bursa.
“10 AB.
Nah itu kombinasi itu semua masih dibaca nanti pasalnya.
Panjaitan, dan Saidu Solihin.
Terakhir, Edwin Ridwan, Feb Sumandar, Gurasa Siagian, Suryadi, Freddy Hendradjaja, Aji Sudarmaji, serta Yohanes Arts Abimanyu.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260316093333-19-719271/video-nh-korindo-sekuritas-di-sanksi-ojk-atas-kasus-dana-ipo-bliss”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719271?comscore=off”,”time”:84,”title”:”Video: NH Korindo Sekuritas di Sanksi OJK atas Kasus Dana IPO BLISS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/16/nh-korindo-sekuritas-di-sanksi-ojk-atas-kasus-dana-ipo-bliss-1773633037241_169.png”}]’); Next Article Ekonomi Solid, Analis Optimis Pasar Modal RI Bakal Terus Melesat
(CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Kabar terbaru terkait calon jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan tahun 2026-2030 mendatang kini ada 4 paket, antara lain, paket Laksono Widodo, Jeffrey Hendrik, Iding Pardi dan Edwin Ridwan.
Namun, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan, hingga saat ini belum ada paket calon direksi yang didaftarkan ke OJK.
4 Mei 2026, waktu terakhir pengajuan-pengajuan ke OJK.
Tanggung jawab AB dalam hal ini adalah memastikan kualitas kandidat yang diusung.
M irwan, dan Atep Salyadi Dariah Saputra.
Sementara paket ketiga, Laksono Widodo, Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M.
Anggota bursa diwajibkan melakukan penelitian dan penelaahan terhadap aspek kecakapan, kapasitas, kompetensi, serta integritas calon direksi.
Berdasarkan ketentuan OJK, paket direksi BEI harus diusung oleh minimal 10 AB.
Jadi periode satu tahun data yang menjadi acuan kelayakan atau kewenangan pengajuan calon oleh anggota bursa, itu adalah data periode April tahun lalu sampai Maret tahun ini, satu tahun.
Analisis mendalam tentang Beredar 4 Paket Direksi Bursa Efek Indonesia, OJK Buka Suara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
