BBCA Jadi Biang Kerok IHSG Ambruk Pagi Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BBCA Jadi Biang Kerok IHSG Ambruk Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bahkan pada awal-awal pembukaan pasar, BBCA sempat menyentuh level 6.350. 

Mengutip Refinitiv, BBCA menjadi beban terbesar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini.

Di sisi lain, media Iran melaporkan listrik telah pulih di sebagian besar wilayah Teheran dan kota terdekat, Karaj.

Sebuah universitas di kota Isfahan, Iran bagian tengah, menjadi sasaran serangan untuk kedua kalinya pada akhir pekan ini.

Di sisi lain, Israel menyatakan kebakaran di sebuah lokasi industri di bagian selatan negara itu-yang disebabkan oleh serangan Iran-telah berhasil dikendalikan, beberapa jam setelah sebelumnya menyatakan terjadi “insiden bahan berbahaya” di area tersebut. sedangkan Pemerintah Iran juga mengatakan infrastruktur energi mengalami kerusakan,

Padahal IHSG itu sempat mencetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa (All-Time High) di posisi 9.174,47 pada awal 2026.

Faktor penyebabnya adalah harga minyak yang tinggi berada di atas fiscal comfort zone yang idealnya di bawah US$80 per barel.

Baca: Bukan Nakut-nakutin! yang mengakibatkan Dalam skenario ini, harga minyak berpotensi bertahan tinggi (higher for longer).

Bagi Indonesia, kondisi tersebut menjadi tekanan tambahan

Dampak dari hal tersebut adalah meningkatkan risiko inflasi global dan memperbesar kemungkinan resesi. akibat Jika kedua jalur ini terganggu secara bersamaan, maka sekitar 25-30% pasokan minyak global berpotensi terdampak,

Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021).

Faktor penyebabnya adalah belum adanya katalis positif yang kuat dari sisi global.

Pasar pada dasarnya menunggu clear signal seperti gencatan senjata di Timur Tengah, dibukanya kembali jalur energi utama seperti Selat Hormuz, serta penurunan harga minyak kembali ke bawah US$80 per barel.

Selama faktor-faktor tersebut belum terjadi, IHSG cenderung akan sulit untuk mengalami rebound signifikan karena tekanan eksternal masih mendominasi.

Eskalasi konflik sendiri kini memasuki fase yang lebih kompleks dengan munculnya risiko double chokepoint.

Jika sebelumnya pasar hanya fokus pada Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% minyak dunia, kini perhatian mulai bergeser ke Bab el-Mandeb setelah kelompok Houthi di Yaman mulai terlibat dalam konflik.

Jalur ini merupakan penghubung utama Asia-Eropa melalui Terusan Suez dan mencakup sekitar 6-12% arus perdagangan global. yang mengakibatkan Artinya, dari titik tertingginya tahun ini, IHSG sudah terkoreksi lebih dari 20%.

Dalam kondisi saat ini, ruang kenaikan IHSG masih sangat terbatas

(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Saham Bank Central Asia (BBCA) mengalami tekanan jual besar pagi ini, Senin (30/3/2026). Saham emiten grup Djarum tersebut mencatat nilai transaksi terbesar di pasar, yakni Rp 1,19 triliun. 

BBCA tercatat anjlok ke level 6.425 atau turun 4%.

Dampak dari hal tersebut adalah berpotensi menambah defisit hingga Rp155 triliun. akibat Begini Ramalan Harga Emas Pekan Ini

Dengan asumsi APBN menggunakan harga minyak US$70 per barel, setiap kenaikan US$10 dapat meningkatkan defisit sekitar Rp51,8 triliun.

Jika harga minyak mencapai US$100 per barel, tambahan subsidi energi diperkirakan mencapai Rp236 triliun, sementara tambahan penerimaan hanya sekitar Rp81 triliun,

BBCA menyeret IHSG ke bawah sebesar -21,32 poin per pukul 09.05 WIB. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Saham bank jumbo lain juga mengalami koreksi, tetapi tidak sebesar BBCA. 

Saham lain yang juga membebani IHSG adalah Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Barito Renewables Energy (BREN), hingga Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).

Sejak awal Maret 2026, net foreign sell BBCA mencapai Rp 3,66 triliun atau terbesar di pasar reguler. 

Sementara itu, IHSG dibuka turun lebih dari 1% pagi ini ke level 7.020,53.

Di sisi lain, secara tidak langsung juga berperan menjaga stabilitas sistem keuangan yang sangat bergantung pada likuiditas.

Sementara itu militer Israel menyatakan sedang menyerang berbagai target di ibu kota Iran, Tehran. sedangkan Tekanan terhadap fiskal ini pada akhirnya turut membebani sentimen pasar saham domestik.

Di sisi lain, dinamika global juga dipengaruhi oleh kebijakan the Fed yang sejatinya bertugas menjaga inflasi dan lapangan kerja,

BBCA Jadi Biang Kerok IHSG Ambruk Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 722350, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260330090653-17-722350/bbca-jadi-biang-kerok-ihsg-ambruk-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 30 March 2026 09:23 Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Akan tetapi secara bobot, selisih jauh bila dibandingkan melalui BBCA.

IHSG bahkan sempat nyaris anjlok 2% melalui menyentuh level terendah di 6.955,57.

Tekanan IHSG diperkirakan masih berlanjut pekan ini.

Foto yang telah diverifikasi menunjukkan sebuah jet militer Amerika Serikat mengalami kerusakan parah di sebuah pangkalan udara di Saudi Arabia.

Sebelumnya, Ketua Parlemen Iran mengatakan pasukan mereka “menunggu” kehadiran pasukan darat Amerika Serikat untuk “menghujani mereka melalui api”, setelah pengumuman AS bahwa sekitar 3.500 tentara berada di kawasan tersebut bersama kapal perang USS Tripoli.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png”}]’); Next Article IHSG Melemah, Intip 5 Saham yang Berpeluang Kasih Cuan Hari Ini

DSSA yang berada di urutan kedua top laggard berkontribusi -9,56 indeks poin. 

Adapun dalam sebulan terakhir, tekanan jual BBCA memang cukup besar, utamanya berasal dari asing.

Analisis mendalam tentang BBCA Jadi Biang Kerok IHSG Ambruk Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *