Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Minyak Ambles 5%, Harapan Damai Timur Tengah Tekan Harga yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Minyak Ambles 5%, Harapan Damai Timur Tengah Tekan Harga Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 721170, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260325102730-17-721170/minyak-ambles-5-harapan-damai-timur-tengah-tekan-harga’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 25 March 2026 10:36 Foto: Reuters
Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia kembali tertekan pada perdagangan Rabu pagi (25/3/2026), melalui penurunan mendekati 5% seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Mengacu data Refinitiv per pukul 10.25 WIB, harga minyak Brent berada di US$99,11 per barel, turun dari posisi US$104,49 pada penutupan sebelumnya.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png”}]’); Next Article Kapal Tanker AS Disita Venezuela, Harga Minyak Gak Bergerak
Pemerintah AS dilaporkan telah mengirimkan proposal perdamaian berisi 15 poin untuk mengakhiri konflik yang selama ini mengganggu distribusi energi global.
Analis Nissan Securities Investment Hiroyuki Kikukawa menyebut pasar mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga sempat melonjak.
Pernyataan ini sedikit menurunkan kekhawatiran pasar terhadap potensi penutupan jalur strategis tersebut.
Meski begitu, risiko belum sepenuhnya sirna.
Ketegangan militer di kawasan masih berlangsung, dan setiap eskalasi baru terutama yang menyasar fasilitas energi berpotensi mendorong harga kembali melonjak.
Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) tercatat di US$88,48 per barel, melemah dari US$92,35.
Koreksi ini menandai pembalikan arah setelah lonjakan tajam yang sempat terjadi di awal pekan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Jika ditarik lebih jauh, pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir menunjukkan volatilitas tinggi.
Langkah ini menjadi penyangga sementara untuk menjaga aliran pasokan global di luar jalur Hormuz.
Sinyal lain yang meredakan pasar datang dari Iran, yang menyatakan kapal non-hostile masih dapat melintas di Selat Hormuz melalui koordinasi tertentu.
Ekspektasi meredanya konflik mendorong pelaku pasar untuk mengurangi posisi, meski arah negosiasi masih belum pasti.
Baca: Breaking!
WTI juga bergerak serupa, dari US$98,32 menjadi di bawah US$90 dalam waktu singkat.
//
Melansir dari Reuters, penurunan ini dipicu meningkatnya ekspektasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Gangguan ini bahkan disebut sebagai salah satu yang terbesar oleh Badan Energi Internasional (IEA).
Di tengah situasi tersebut, Arab Saudi meningkatkan ekspor melalui pelabuhan Yanbu di Laut Merah hingga mendekati 4 juta barel per hari.
Brent sempat menyentuh US$112,19 pada 20 Maret, sebelum perlahan turun ke kisaran US$90-an.
Rupiah Dibuka Menguat 0,74%, Dolar AS Turun ke Rp16.850
Selama konflik berlangsung, distribusi minyak dan gas global terganggu, terutama di Selat Hormuz jalur vital yang menampung sekitar seperlima pasokan energi dunia.
Analisis mendalam tentang Minyak Ambles 5%, Harapan Damai Timur Tengah Tekan Harga akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
